Harga Tiket Pesawat Meresahkan, Apa yang Dilakukan Pemerintah?

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 7 Mei 2019 18:50
Harga Tiket Pesawat Meresahkan, Apa yang Dilakukan Pemerintah?
Darmin menyebut bahwa pemerintah turun tangan untuk mengatasi melangitnya harga tiket pesawat.

Dream - Menteri Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan baha mahalnya tiket pesawat meresahkan masyarakat pengguna transportasi. Masyarakat perlu harga terjangkau, apalagi saat ini menghadapi musim mudik lebaran.

Oleh karena itulah Darmin menyebut bahwa pemerintah turun tangan untuk mengatasi melangitnya harga tiket pesawat. Sebab, tiket pesawat menyangkut kepentingan masyarakat luas, sehingga tidak bisa hanya disandarkan pada kepentingan bisnis belaka.

" Kita harus memahami struktur pasar dan mengambil kebijakan berdasarkan hal tersebut," ujar Darmin, dikutip dari laman , Selasa 7 Mei 2019. Darmin Nasution menginstruksikan Kementerian Perhubungan untuk mengatur kembali batas atas dan batas bawah dari harga tiket pesawat.

Sementara, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno, mengatakan selalu berupaya menjaga kesehatan semua perusahaan BUMN, termasuk Garuda Indonesia. Namun, di sisi lain tetap mendukung keputusan pemerintah sebagai regulator jika ingin mengubah batas atas harga tiket pesawat.

Sedangkan, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, setuju apabila batas atas khusus kelas ekonomi diubah agar tak terlalu memberatkan masyarakat. Tetapi, Kementerian Perhubungan membutuhkan waktu untuk melakukan konsultasi publik tentang hal ini.

" Saya akan tetapkan secara ritel berapa batas atas yang baru, tapi ini tergantung dari harga avtur juga," Budi Karya.

Karena mulai Mei 2019 Indonesia sudah dapat memproduksi avtur sendiri, maka Menteri BUMN akan membuka cost structure dari avtur kepada perusahaan penerbangan setelah berkonsultasi dengan Pertamina. Sehingga diharapkan akan membantu harga tiket pesawat semakin turun. 

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan