Turun 91%, KAI Berangkatkan 2.852 Penumpang di Hari Pertama Larangan Mudik

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 7 Mei 2021 15:12
Turun 91%, KAI Berangkatkan 2.852 Penumpang di Hari Pertama Larangan Mudik
Rute yang paling digunakan adalah Yogyakarta, Semarang, Surabaya.

Dream – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melayani 2.852 penumpang perjalanan mendesak untuk kepentingan nonmudik. Jumlah ini turun 91,6 persen dari rata-rata volume pelanggan KA jarak jauh pada April 2021 yang sebanyak 33.882 pelanggan per hari.

Rute yang paling banyak digunakan oleh orang-orang yang dikecualikan untuk naik KA jarak jauh tersebut adalah Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Semarang, dan Jakarta-Surabaya.

“ Secara umum pelayanan kereta api di hari pertama masa peniadaan mudik berlangsung lancar dan tertib. KAI siap melayani masyarakat yang dikecualikan di masa peniadaan mudik dengan baik,” kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat 7 Mei 2021.

KAI menemukan 403 calon penumpang yang tidak melengkapi berkas-berkas persyaratan naik KA Jarak Jauh. Rinciannya, 329 orang tidak membawa Surat Izin Perjalanan dan 74 orang tidak membawa surat bebas Covid-19 yang masih berlaku.

1 dari 2 halaman

Berkas Calon Penumpang Diverifikasi

Petugas di stasiun akan melakukan verifikasi berkas-berkas calon penumpang secara cermat dan teliti. Jika ditemukan yang tidak sesuai berkasnya, tidak diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan dan tiket akan dibatalkan.

Verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa hanya orang-orang yang dikecualikan saja yang dapat menggunakan KA Jarak Jauh dan bukan untuk kepentingan mudik Lebaran.

“ Agar perjalanan aman dan nyaman, kami mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk melengkapi berkas sebelum tiba di stasiun,” kata dia.

Joni meminta penumpang untuk memastikan berkas yang disiapkan sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

2 dari 2 halaman

19 KAJJ Dioperasikan

Pada masa peniadaan mudik Lebaran yaitu 6-17 Mei 2021, KAI mengoperasikan 19 KA Jarak Jauh untuk melayani orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah, bukan untuk kepentingan mudik. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI, dan loket stasiun.

Orang-orang yang dikecualikan tersebut adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan nonmudik lainnya.

Syarat untuk naik KA Jarak Jauh yaitu menyertakan Surat Izin Perjalanan dari atasan bagi pegawai atau Kepala Desa/Lurah bagi masyarakat umum serta surat bebas Covid-19 yang masih berlaku. Untuk syarat dan ketentuan selengkapnya dapat dilihat pada web kai.id dan aplikasi KAI Access.

“ Kami berkomitmen menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang dikecualikan dengan protokol kesehatan yang ketat. Harapannya masyarakat dengan kepentingan mendesak tersebut tetap dapat melakukan aktivitasnya dengan aman dan nyaman,” kata dia.

Beri Komentar