Heboh Pakaian Adat di Uang Rp75.000 Disebut dari China, Ini Penjelasan BI

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 18 Agustus 2020 17:14
Heboh Pakaian Adat di Uang Rp75.000 Disebut dari China, Ini Penjelasan BI
Suku Tidung merupakan salah satu suku asli Indonesia.

Dream - Tudingan mengenai desain gambar pakaian adat di uang pecahan Rp75.000 edisi khusus Kemerdekaan RI ke-75 membuat heboh media sosial. Tudingan itu menyebut salah satu pakaian adat pada gambar itu berasal dari China.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim, membantah tudingan tersebut. Dia menyatakan gambar pakaian adat yang jadi sasaran tudingan tersebut merupakan asli milik salah satu suku di Indonesia.

" Yang di tengah seperti dari China itu baju asal Kalimantan Utara, baju adat suku Tidung," ujar Marlison Hakim dalam konferensi pers virtual bertajuk Taklimat Media Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia, Selasa 18 Agustus 2020.

 

1 dari 5 halaman

Diskusi dengan Berbagai Pihak

Menurut Marlison, gambar pakaian adat yang tertera pada uang pecahan Rp75.000 baru tersebut dipilih berdasarkan rekomendasi dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara. Rekomendasi tersebut sebelumnya telah didiskusikan BI dengan sejumlah pihak sebelum dicetak dalam uang edisi khusus.

Uang Rp75.000© Istimewa

Gambar pakaian adat Suku Tidung dituding asal China (WhatsApp)

Pihak yang dimaksud terdiri dari budayawan, sejarawan, hingga pemerintah daerah setelah. Selain itu, desain uang edisi khusus Kemerdekaan RI ke-75 sudah dirancang sejak 2018.

" Khusus pemilihan itu, kita bicarakan dengan budayawan, sejarawan dan pemda setempat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan UPT Suku Tidung dan mereka yang memberikan baju adat Kalimantan Utara tersebut," kata Marlison.

 

2 dari 5 halaman

Asli Indonesia

Marlison menegaskan pakaian adat Tidung asli dari salah satu suku di Indonesia. Masyarakat bisa mencari tahu kebenarannya dari berbagai sumber, termasuk melalui mesin pencarian.

" Jadi bukan dari China, ini asli dari Indonesia," kata dia.

3 dari 5 halaman

Kesulitan Pesan Uang Baru Rp75.000 Edisi HUT RI? Ini Penjelasan BI

Dream - Bank Indonesia (BI) meluncurkan uang khusus pecahan Rp75 ribu untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-75. Cara mendapatkan uang Rp75.000 ini bisa dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan pemesanan lewat aplikasi https://pintar.bi.go.id mulai 18 Agustus 2020.

Sejak pertama kali diumumkan pada HUT RI ke-75 kemarin, pemesanan uang pecahan Rp75.000 lewat aplikasi tersebut sulit dilakukan sebagian masyarakat. Jadwal penukaran ternyata sudah penuh dari tanggal 18 Agustus hingga 3 September 2020.

Deputi Gubernur BI, Nurmaya Hadi, mengatakan penukaran dapat dilakukan masyarakat pada 18 Agustus hingga 30 September 2020 baik di Kantor Pusat BI. Masyarakat juga bisa mendapatkan uang khusus itu di 45 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.

Tetapi pemesanan uang Rp75 ribu edisi khusus kemerdekaan RI dalam 10 hari ke depan akan dibuat dengan penerapan pembatasan kuota.

" Kami sudah hitungkan bagaimana penukarannya, kita hitung durasinya, waktunya, dan tetap dalam kondisi menerapkan protokol Covid-19, maka kemarin itu kita, di aplikasi dibatasi untuk di Jakarta hari ini adalah 300, untuk masing-masing kantor BI di daerah2 itu adalah 150," ujar Nurmaya dalam konferensi pers virtual, Selasa 18 Agustus 2020.

4 dari 5 halaman

1 KTP untuk 1 Uang Khusus Rp75.000

Nurmaya mengatakan pemesanan online dibuka hingga 2 September. BI menerapkan prinsip 1 KTP untuk 1 penukaran.

" Jika sudah satu kali penukaran akan masuk database sehingga tidak bisa lagi melakukan penukaran," kata dia.

Dalam 10 hari pertama, Nurmaya mengatakan pihaknya menyiapkan kuota penukaran sebanyak 7.050. Kuota tersebut dibagi antara Kantor Pusat dan 45 Kantor Perwakilan BI yang tersebar di 34 provinsi seluruh Indonesia.

" Kemarin itu dari data yang ada 10 hari itu berarti 300 kali 10 untuk pusat berarti 3.000, kemudian 150 untuk 45 itu adalah 6.750, maka kita buka untuk 10 hari pertama itu adalah 7.050," kata dia.

 

 

5 dari 5 halaman

Pemesan Membludak

Menurut dia, animo masyarakat untuk memiliki uang edisi khusus Kemerdekaan RI ke-75 ini sangat tinggi. Hal ini dilihat dari hampir terpenuhinya kuota pemesanan online.

" Yang sudah mendaftar adalah sekitar 97 persen. Jadi yang sudah masuk aplikasi ini adalah 68.051," terang Nurmaya.

Masih tersisa kuota sekitar 3 persen. Menurut Nurmaya, ada beberapa Kantor Perwakilan BI yang kuota pemesanannya belum terisi.

" Ternyata ada di Sibolga, Papua, Papua Barat, Lhokseumawe, Gorontalo, dan Mamuju. Ini tentu akan menjadi evaluasi kita," kata dia.(Sah)

Beri Komentar