Heboh Video Pilot Rasis, Garuda Minta Maaf

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 November 2017 13:13
Heboh Video Pilot Rasis, Garuda Minta Maaf
Pilot ini menyinggung etnis tertentu ketika petugas bea cukai hendak memeriksa pesawat.

Dream – Sebuah video tentang ucapan rasis pilot PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero) menjadi viral di jejaring sosial. Video berdurasi 2 menit 18 detik ini memperlihatkan percakapan seorang pilot Garuda dengan petugas bea cukai di Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara.

Video ini diunggah oleh pengguna Twitter berakun @sugi_0706. Dikutip Dream, Senin 20 November 2017, pilot itu mengatakan kalimat, “ Kerjain saja Cina-cina itu” kepada petugas bea cukai.

“ How about this @IndonesiaGaruda racism on your airplane? I believe this is one of your pilot! ‘Kerjain saja CINA2 itu’ (just work on that Chinese) @IATA @staralliance,” tulis @sugi_0706.

Video ini mendapat banyak respons warganet dan telah dicuit ulang sebanyak 751 kali dan mendapat 94 komentar.

“ Yang fatal itu argumen dia bahwa maskapai negara diganggu, tapi yang milik minoritas silakan diganggu. Orang kalau lagi emosi keluar watak aslinya,” tulis @Jemmie_Jemm.

“ Periksa ya harus diperiksa…Nggak peduli siapa kami. Kog sampai singgung suku. Emang dasarnya gabener nih orang,” tulis @Gagas2016.

Tanggapan Garuda

Maskapai pelat merah angkat bicara tentang video itu. Pelaksana Harian Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono membenarkan rekaman video percakapan antara Pilot Garuda Indonesia dan petugas bea cukai. 

Peristiwa terjadi pada 31 Oktober 2017 di Bandara Internasional Silangit. Ketika itu, pesawat GA8510 SIN-DTB baru mendarat di Silangit.

Setelah penumpang turun, kemudian naik petugas bea cukai yg akan memeriksa pesawat dan tas kru. Pilot menolak diperiksa karena merasa selama ini belum pernah ada pemeriksaan di dalam pesawat.

“ Kemungkinan pilot belum mengetahui secara menyeluruh bahwa sesuai SOP petugas bea cukai berhak masuk ke dalam pesawat,” kata Hengki ketika dihubungi Dream.

Dia melanjutkan, saat pilot menolak, dalam keadaan emosi, pilot mengucapkan kata-kata yang menyinggung etnis dan maskapai tertentu. Adapun maskapai yang disebut adalah Sriwijaya Air. Sikap inilah yang disayangkan oleh Garuda Indonesia.

“ Garuda Indonesia sangat menyesalkan perilaku dan pernyataan pilot tersebut. Meskipun memberikan izin petugas bea cukai melakukan pemeriksaan di dalam pesawat namun pernyataan dan sikap pilot sangat disayangkan dan tidak dapat ditolerir,” kata dia.

Hengki mengatakan maskapai ini telah meminta maaf kepada Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan dan maskapai yang disebut. Mereka juga menyebut sikap pilot ini bertentangan dengan komitmen maskapai yang menjunjung etika keberagaman budaya dalam bekerja.

“ Garuda Indonesia menghormati semua stakeholder dan institusi yang menjadi mitra baik secara langsung maupun tidak langsung, dan menghormati setiap prosedur kerja masing masing institusi dan petugas yang sedang menjalankan tugas,” kata dia. (ism) 

1 dari 1 halaman

Si Pilot Diberi Sanksi

Hengki mengatakan perusahaannya telah melakukan investigasi internal terhadap pilot yang bersangkutan dan telah memberikan sanksi.

“ Sudah diberikan sanksi yang tegas sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku sesuai dengan tingkat pelanggarannya,” kata dia. (ism)

Beri Komentar