Hoaks Kabar Uang Pecahan Rp75 Ribu Bukan Alat Tukar

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 19 Agustus 2020 14:12
Hoaks Kabar Uang Pecahan Rp75 Ribu Bukan Alat Tukar
Beredar hoaks tentang klaim uang pecahan Rp75 ribu bukan alat pembayaran yang sah.

Dream - Beredar kabar di media sosial yang menyebutkan uang pecahan baru Rp75.000 bukan alat tukar yang sah. Klaim tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook Ghe Ghe Fung, pada 18 Agustus 2020.

Akun tersebut mengunggah keterangan sebagai berikut:

" LICIKNYA JOKOWI....

UANG YG BARU KLUAR DENGAN NILAI 75.000 ITU BUKAN ALAT TUKAR...

TAPI UNTUK DI JUAL...

KALAU KALIAN MAU...

KALIAN TUKARKAN KE BI ATAU BANK INDONESIA DENGAN MEMBAWA KTP...

SATU LEMBAR UANG SATU KTP...

TAK BOLEH LEBIH DARI SATU....

DAN NANTI KTP MU ITU AKAN DI AMBIL DATA DATANYA DAN DI GUNAKAN UNTUK MEMBUAT KTP TKA CHINA YG DIA IMPORNYA KE INDONESIA INI UNTUK DI GUNAKAN DI PILPRES 2024....

CALONNYA ADALAH AHOK DAN HARI TONE....

LALU KALIAN BAYAR 75.000 SENILAI YG TERTERA KERTAS UANG BARU ITU JUMLAHNYA...

LALU KALIAN JADIKAN KOLEKSI YG TAK BERNILAI DAN TAK BISA DI JADIKAN ALAT TUKAR UNTUK MEMBELI APAPUN...

UANG YG KALIAN BELI DARI BANK INDONESIA ITU YG MEMAKAI KTP KALIAN ITU UNTUK MEMBAYAR HUTANG NEGARA...

NAH INI TAKTIK LICIK JOKOWI UNTUK MEMERAS RAKYAT UNTUK MEMBAYAR HUTANG YG DI BUAT....

PEMERINTAH MEMBUAT HUTANG RAKYAT YG MEMBAYARNYA....

JANGAN PERNAH BELI UANG KERTAS BARU ITU...

KARENA UANG BARU ITU HANYA UNTUK KOLEKSI SEPERTI UANG MAINAN YG TAK ADA NILAINYA DAN TAK ADA GUNANYA SEBAGAI ALAT TUKAR TRANSAKSI PEMBAYARAN YG BERHARGA..."

Benarkah uang baru pecahan Rp75.000 bukan alat tukar tetapi untuk dijual? Berikut penelusuran yang dilakukan Cek Fakta Liputan6.com.

1 dari 3 halaman

Cek Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim uang baru pecahan Rp75.000 bukan alat tukar tetapi untuk dijual menggunakan Google Search dengan kata kunci 'uang baru pecahan Rp75.000 alat tukar'.

Penelusuran mengarah pada artikel berjudul " 5 Fakta Diluncurkannya Uang Baru Nominal Rp 75 Ribu dan Cara Mendapatkannya" yang dimuat situs liputan6.com, pada 18 Agustus 2020.

Artikel situs liputan6.com menyebutkan, uang yang dirilis untuk peringatan kemerdekaan 75 Tahun RI sempat dikabarkan hanya untuk uang koleksi saja. Namun setelah ditelusuri, uang tersebut juga bisa sebagai alat pembayaran. Ada 75 juta uang Rp75 ribu yang dicetak BI dan Kemenkeu. Konfirmasi bisa untuk alat pembayaran ini membuktikan bahwa uang Rp75 ribu bukan untuk koleksi semata.

Keterangan tertulis dari Bank Indonesia menyebutkan, Pemerintah dan Bank Indonesia meresmikan pengeluaran dan pengedaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) berbentuk uang kertas pecahan Rp75.000 bertepatan dengan HUT ke–75 Kemerdekaan RI, pada Senin 17 Agustus 2020 di Jakarta.

2 dari 3 halaman

Pengeluaran dan pengedaran UPK 75 Tahun RI merupakan wujud rasa syukur atas anugerah kemerdekaan dan pencapaian hasil pembangunan selama 75 tahun kemerdekaan Indonesia.

Peresmian tersebut menandai mulai berlakunya uang Rupiah kertas pecahan Rp75.000 sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender), yang sekaligus merupakan Uang Peringatan (commemorative notes), di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Klaim uang baru pecahan Rp75.000 bukan alat tukar tetapi hanya untuk dijual tidak benar. Uang baru pecahan Rp75.000 merupakan alat pembayaran yang sah.

Beri Komentar