Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Pemerintah akan kembali menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri sebesar 6% pada tahun depan.
Dream - Dalam RAPBN 2015 yang diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini tertulis, pemerintah merencanakan kenaikan gaji PNS dan TNI/Polri sebesar 6%.
"Pada tahun 2015 juga akan ditempuh kebijakan untuk menjaga tingkat kesejahteraan aparatur pemerintah berupa kenaikan gaji pokok sebesar rata-rata 6,0 persen untuk PNS, dan anggota TNI/Polri, serta penyesuaian uang makan PNS dan uang lauk pauk anggota TNI/Polri," tulis RAPBN tersebut.
Besaran kenaikan itu, disesuaikan dengan realisasi inflasi tahun ini.
Menurut RAPBN, pembayaran gaji ditambah dengan pembayaran gaji ke-13 untuk PNS dan TNI/Polri masuk dalam anggaran belanja kementerian/lembaga sebesar Rp 600,6 triliun.
Selain itu juga terdapat penyediaan dana cadangan untuk gaji tambahan pegawai dan remunerasi. Meski pemerintah tetap berupaya agar jumlah PNS baru tidak mengalami pertumbuhan.
"Pada sisi lain jumlah PNS dikelola dengan pendekatan zero growth," tulis RAPBN 2015. (Ism)