Jokowi-Prabowo Bertemu, Indeks Syariah Melesat

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 17 Oktober 2014 17:00
Jokowi-Prabowo Bertemu, Indeks Syariah Melesat
Mencairnya suhu politik antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo membuat pelaku pasar menyebur pasar modal Indonesia.

Dream - Bursa saham Indonesia kembali bergairah setelah adanya `perdamaian` politik jelang pelantikan presiden terpilih Joko Widodo. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan melompat ke level 5.000.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2014, IHSG melesat 77,33 poin (1,56%) ke level 5.028,94. Kabar positif mencairnya suhu politik membawa 206 emiten bergerak ceria.

Aksi beli melanda lantai bursa saham jelang libur akhir pekan ini. Pemodal mentransaksikan tak kurang 53,07 juta saham dengan nilai mencapai Rp 8,04 triliun.

Euforia pemodal lokal dengan melakukan aksi beli ini tak diikuti investor asing. Pemodal asing masih menjual sahamnya dengan nett sell Rp 691,3 miliar atau naik dua kali lipat dari penutupan kemarin.

Hingga sesi paska penutupan perdagangan, seluruh indeks saham sektoral berjalan di zona hijau. Emiten properti memimpin penguatan dengan menguat 3,14 persen, diikuti industri aneka 2,59 persen dan konsumer 2,33 persen.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak nyaman di zona hijau. IHSG yang terseret aksi jual jelang perdagangan sempat menyentuh level tertinggi di 5.028,94.

Aksi beli investor lokal jelang pelantikan presiden Jokowi juga membuat indeks saham syariah bergerak lincah.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada sesi penutupan ini menguat 2,52 poin (1,59%) ke level 161,60.

Penguatan ini didorong naiknya harga saham dari 130 emiten syariah. Namun indeks ISSI masih menyisakan 56 emiten di zona merah dan 55 lainnya stagnan.

Nilai transaksi perdagangan juga relatif tinggi dengan mencetak angka Rp 5,46 triliun. Tercatat 42,46 juta saham ditransaksi pelaku pasar.

Laju positif juga diukir saham-saham bluechips syariah yang didominasi penguatan. Naiknya harga saham dari 23 emiten unggulan membawa indeks Jakarta Islamic Index (JII) menutup perdagangan dengan menguat 11,58 poin (1,78%) ke level 663,56.

Melesatnya indeks bursa saham acuan di BEI seolah menghiraukan pasar modal Asia yang bergerak variatif. Indeks Nikkei Jepang tercatat melemah 1,4 persen sementara Hang Seng menguat 0,53 persen. Sebagian besar bursa saham utama Asia memang dirudung koreksi.

Tak hanya bursa saham, sentimen positif jelang pelantikan Jokowi juga membawa angin segar bagi pasar keuangan. Kurs rupiah sore ini bergerak menguat 165 poin (1,35%) menjadi 12.095 per dolar AS. (Ism)

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More