Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kementerian Keuangan Mencoret JP Morgan Sebagai Penjamin Penerbitan Sukuk.
Dream – Indonesia telah melarang bank asal Amerika Serikat, JP Morgan Chase and Co untuk memasukkan proposal penjaminan penerbitan surat utang syariah (sukuk) global selanjutnya. Hal ini dikatakan oleh Kementerian Keuangan pada Senin, 9 Januari 2017.
Kementerian ini pun memperbolehkan bank-bank lain untuk memasukkan proposal untuk penawaran sukuk negara global.
Dilansir dari Arab News, Rabu 11 Januari 2017, pengecualian terhadap JP Morgan ini merupakan ujung dari masalah penurunan predikat untuk bursa Indonesia dari overweight menjadi underweight yang dilakukan pada November 2016. Penurunan ini terdapat dalam laporan riset dari bank tersebut.
“Poinnya adalah JP Morgan tidak lagi bekerja sama dengan pemerintah,” kata Kepala Badan Anggaran Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, di Jakarta.
Laporan ini dikeluarkan setelah pengumuman pemilu Amerika Serikat di mana Donald Trump keluar sebagai pemenangnya. Suahasil mengatakan laporan tersebut merugikan pemerintah.
“Riset tersebut tidak kredibel dan tidak efektif,” kata dia.
Sebelum di-blacklist, JP Morgan telah membantu pemerintah Indonesia untuk menggalang dana sebesar US$11 miliar (Rp146,4 triliun) untuk obligasi global pada 2012-2016. Lalu, bank ini juga menjadi bagian dari sindikasi perbankan yang bekerja untuk penjualan obligasi senilai US$3,16 miliar (Rp42,05 triliun) pada akhir Juni 2016.
Untuk sukuk, JP Morgan merupakan salah satu pemimpin penerbitan sukuk berdenominasi dolar AS dan menghimpun dana sebesar US$2 miliar (Rp26,62 triliun) pada tahun 2015.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari