Indonesia Dibanjiri Turis Asia

Reporter : Ramdania
Rabu, 3 Desember 2014 08:04
Indonesia Dibanjiri Turis Asia
Krisis ekonomi di negara Amerika dan Eropa membuat minat berwisata masyarakat negara tersebut berkurang. Namun, jumlah turis asing yang masuk ke RI meningkat, yang ternyata berasal dari Asia.

Dream - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Oktober 2014 mencapai 808,8 ribu kunjungan atau naik 12,34 persen. Angka ini naik dibandingkan jumlah kunjungan wisman Oktober 2013, yang sebanyak 719,9 ribu kunjungan. Demikian pula, jika dibandingkan dengan September 2014, jumlah kunjungan wisman Oktober 2014 naik sebesar 2,21 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip Selasa, 2 Desember 2014, dari jumlah tersebut, sebanyak 15,3 persen wisman datang dari Singapura, 13,8 persen berasal dari Malaysia, 12,4 persen berasal dari Australia, 11,7 persen dari China, dan 5,5 persen berasal dari Jepang.

Secara kumulatif (Januari–Oktober) 2014, jumlah kunjungan wisman mencapai 7,76 juta kunjungan atau naik 8,71 persen dibanding kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang berjumlah 7,13 juta kunjungan.

Pada bulan Oktober lalu, kebanyakan wisman berkunjung ke Bali karena jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada Oktober 2014 naik 27,30 persen dibandingkan Oktober 2013, yaitu dari 266,5 ribu kunjungan menjadi 339,2 ribu kunjungan. Sementara itu, jika dibanding September 2014, jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai, Bali turun sebesar 3,64 persen.

Namun, secara kumulatif, wisman paling tertarik berkunjung ke Lombok dengan kenaikan jumlah wisman yang masuk dari Bandara Internasional Lombok sebanyak 118,77 persen dibanding tahun lalu dan Sumatera Barat dengan jumlah wisman yang masuk Bandara Minangkabau naik 19,46% dibanding tahun lalu.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada Oktober 2014 mencapai rata-rata 54,29 persen, atau naik 0,20 poin dibandingkan dengan TPK Oktober 2013, yang tercatat sebesar 54,09 persen. Begitu pula, bila dibanding September 2014, TPK hotel berbintang pada Oktober 2014 naik 0,08 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama Oktober 2014 tercatat sebesar 1,98 hari, terjadi kenaikan sebesar 0,07 poin, jika dibandingkan keadaan Oktober 2013. (Ism)

Beri Komentar