Indonesia Terlambat Masuki Pasar Makanan Halal China?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 12 Mei 2017 10:45
Indonesia Terlambat Masuki Pasar Makanan Halal China?
Saat ini, makanan halal digemari oleh masyarakat Tiongkok.

Dream – Indonesia dinilai terlambat melakukan penetrasi pasar makanan halal di Tiongkok. Padahal, kuliner nusantara selama ini digemari masyarakat non-Muslim di sana.

Hal ini dikatakan oleh Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok merangkap Mongolia, Soegeng Rahardjo.

Dilansir dari Merdeka.com, Jumat 12 Mei 2017, Soegeng mendorong Jawa Barat untuk memasuki pasar kuliner halal di Tiongkok, terlebih di beberapa daerah yang dihuni komunitas Muslim seperti Qinghai, Sichuab, Gansu, dan Xinjiang.

“ Pasarnya terus berkembang, apalagi Jawa Barat punya beragam kuliner,” kata Soegeng ketika menerima kedatangan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, di Kedutaan Besar Republik Indonesia Beijing.

Dia mengatakan Jawa Barat bisa meniru kesuksesan Jawa Timur, yang berhasil menjalin kerja sama dengan Tianjin. Soegeng mengatakan Jawa Timur punya display produk-produk unggulan di Tianjin.

“ Mungkinn seperti itu yang perlu dicontoh Jawa Barat. Bisa pula mengadakan pameran bersama setiap dua tahun sekali secara bergantian,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak