Inspiratif! Penjual Siomay Daftar Haji Pakai Uang Receh, Harus Tunggu 32 Tahun

Reporter : Nabila Hanum
Rabu, 11 Mei 2022 12:35
Inspiratif! Penjual Siomay Daftar Haji Pakai Uang Receh, Harus Tunggu 32 Tahun
Mengumpulkan uang receh sejak dua tahun lalu

Dream - Menjalankan ibadah haji tentunya menjadi cita-cita semua umat muslim. Namun keinginan itu kadang hanya menjadi angan lantaran terkendala biaya dan antrean panjang.

Meski begitu, kendala itu tampaknya tidak menyurutkan niat sepasang suami istri penjual siomay asal Aceh ini untuk mendaftar haji. Dengan sabar pasangan ini mengumpul receh demi receh hasil berjualan agar bisa berangkat haji.

Mereka adalah Nurkhalis dan Siti Maftuhah, pasangan penjual siomay asal Kampung Akoja, Kecamatan Alue Ie Mirah, Aceh Timur.

Nurkhalis dan istrinya datang ke kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur dengan membawa ribuan uang logam dan uang kertas pecahan seribu dan dua ribuan untuk mendaftar haji.

Uang recehan itu ia kumpulkan dari berjualan siomay dengan sang istri.

" Saya sudah nabung untuk berhaji sejak 24 Agustus 2020. Uang receh itu dikumpulkan dari hasil penjualan siomay, rata-rata pecahan Rp1.000," katanya.

1 dari 2 halaman

Kepala Kantor Kemenag Aceh Timur, Salman mengapresiasi usaha Siti Maftuhah dan Nurkhalis. Salman berharap kesungguhan pasangan suami-istri ini bisa menyemangati warga dan kaum muda untuk menabung dan mendaftar haji.

Setelah menyelesaikan proses administrasi, Siti Maftuhah menyerahkan uang kepada petugas Bank Penerima Setoran (BPS).

" Ini merupakan sejarah yang tak terlupakan dari keluarga Bapak Nurkhalis dan Ibu Maftuhah, ada calon jemaah Embarkasi Haji Aceh (BTJ) yang mendaftar haji menggunakan uang receh," ujar Kasi PHU Kemenag Aceh Timur, Muzakir.

2 dari 2 halaman

Ia mengatakan, meski harus menunggu antrian 32 tahun, Bapak Nurkhalis tetap antusias mendaftar haji. Ia berharap pasangan suami istri itu diberi kesehatan sehingga dapat menunaikan haji

" Meski harus menunggu antrian 32 tahun di Aceh, semoga Bapak Nurkhalis dan istri diberikan kesehatan sehingga dapat menunaikan ibadah haji nantinya," tuturnya.

Sumber: Kemenag

Beri Komentar