Investor Lokal Kawal Indeks Syariah Menguat

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 18 Mei 2016 16:20
Investor Lokal Kawal Indeks Syariah Menguat
Penguatan indeks syariah terjadi di saat sebagian besar

Dream - Bursa saham syariah Indonesia berharap mempertahankan laju penguatannya meski sentimen regional tak terlalu baik. Kali ini iInvestor lokal menjadi motor penggerak bursa saham.

Tambahan sentimen positif datang dari investor asing yang berbalik arah. Asing hari ini justru melakukan aksi beli saham.

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 18 Mei 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,595 poin (0,39%) ke level 154,367.

Penutupan positif juga sukses dicetak indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), yang naik 2,636 poin (0,41%) ke level 639,115.

Sentimen negatif dari regional dan global di awal sesi pembukaan, sempat menyeret indeks syariah ke zona merah. ISSI yang dibuka melemah sempat turun ke level terendahnya di 153,478.

Namun, aksi beli pemodal asing pada sejumlah saham membalikan posisi indeks syariah. ISSI kembali menguat dan menyentuh level tertinggi di 154,564.

Transaksi perdagangan saham syariah juga mengalami kenaikan dengan nilai Rp 3,39 triliun. Dengan 32,75 miliar saham berpindahtangan, aksi beli investor mengangkat 92 emiten syariah ke zona hijau.

Dengan sentimen negatif yang muncul, sebanyak 89 emiten syariah masih terpuruk di zona negatif. Dan 47 penghuni ISSI lainnya bertahan stagnan.

Indeks sektoral juga didominasi penguatan dipimpin emiten sektor properti yang menguat 1,51 persen. Diikuti perdagangan 0,39 persen, dan pertanian 0,23 persen.

Sebaliknya, emiten industri aneka mengalami koreksi 1,05 persen. Dan indeks keuangan masih belum lepas dari tekanan jual investor dengan melemah 0,22 persen.

Emiten unggulan syariah pencetak top gainer kali ini dihuni ICBP yang naik Rp 500, SILO Rp 300, AKRA Rp 275, UNTR Rp 225, dan SMRA Rp 100 per saham.

Di jajaran top losser, bercokol saham-saham keping biru syariah seperti INTP yang turun Rp 375, UNVR Rp 125, ASII Rp 75, AALI Rp 50, LSIP Rp 40 per saham.

Beri Komentar