Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Organisasi teroris terkaya dunia, ISIS terkenal pintar dalam mencari dana. Kini, ISIS diketahui berhasil mengumpulan pundi-pundi uang dari pasar saham dunia.
Bahkan ISIS disebutkan mengeruk untung besar dengan mempermainkan pasar mata uang dunia di depan hidup para bankir dunia.
Mengutip laman telegraph.co.uk, Jumat, 4 Maret 2016, ISIS disebutkan berhasil meraih untung US$ 20 juta, sekitar Rp 266 miliar per bulan. Sumber uang untuk bermain saham berasal dari uang hasil jarahan sejumlah bank saat mengambil alih kota Mosul, Irak.
Uang hasil bermain saham itu kemudian dicuci dengan bermain saham di pasar modal resmi di Timur Tengah. Selanjutnya, dana itu diputar kembali di sejumlah lembaga keuangan di Irak dan Yordania.
Cara baru kejahatan kerah putih ISIS ini telah menjadi ladang uang baru bagi organisasi tersebut. Bersama dengan penyelundupan minyak serta pemerasan terhadap warga yang tinggal di daerah yang masih dikuasainya.
Temuan ini terungkap dalam sesi penjelasan komite khusus dibentuk Kementerian Luar Negeri Inggris yang berusaha mengungkap peran Inggris dalam keuangan ISIS.
Dalam sesi tersebut diketahui kepala keuangan ISIS akan menggunakan uang hasil jarahan simpanan bank sentral senilai US$ 429 juta di tahun 2014 untuk bermain di pasar saham.
Mereka juga menggunakan uang dari pembayaran pensiun yang masih dibayarkan pemerintah Ira ke sejumlah pegawai negerinya.
"Uang hasil jarahan bersama uang pensiun dialihkan ke bank di Yordania dan dibawa kembali ke sistem keuangan di Bagdad," kata komite tersebut.
Metode ini memungkinkan ISIS bisa mengeksploitasi kelemahan dari sistem untuk mengeruk keuntungan besar dari nilai tukar mata uang asing dan pengembalian uang pensiun.
Pegawai dari kementerian luar negeri Inggris, Tobias Ellwood mengakui adanya celas dari sistem keuangan lokal. Namun saat ini pihaknya berupaya untuk menangani masalah tersebut.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?