Tanda-tanda Hari Kiamat Sudah Dekat, Sungai Efrat Mengering

Reporter : Sugiono
Rabu, 8 September 2021 10:01
Tanda-tanda Hari Kiamat Sudah Dekat, Sungai Efrat Mengering
"Tidak terjadi Hari Kiamat itu sehingga Sungai Furat (Efrat) menjadi surut airnya dan menampakkan emas dari gunung-gunung. Banyak orang berperang karenanya.."

Dream - Kiamat merupakan hari pembalasan yang pasti akan terjadi. Namun, yang jadi pertanyaan adalah kapankah hari pembalasan itu datang?

Apakah tanda-tandanya bila akan terjadi Hari Kiamat? Sebenarnya, pertanyaan-pertanyaan ini sudah dijelaskan dalam al-Quran dan hadis Rasulullah.

Untuk menjelaskan kapan terjadi Hari Kiamat, Allah menjelaskan di al-Quran dalam Surat Thaha Ayat 15, yang artinya:

" Sesungguhnya Hari Kiamat itu tetap akan datang (yang Aku sengaja rahasiakan waktunya) supaya setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang dia usahakan."

1 dari 6 halaman

Sangat jelas di dalam firman Allah bahwa Hari Kiamat pasti akan terjadi. Hanya kapan datangnya dirahasiakan oleh Allah agar setiap orang membuat persiapan untuk menuju hari tersebut.

Sementara itu, mengenai tanda-tanda Hari Kiamat, baik yang kecil maupun yang besar, akan diperlihatkan kepada kita sebelum terjadinya kiamat sebenarnya yang amat dahsyat.

Untuk tanda-tanda kecil Hari Kiamat sudah cukup banyak, seperti wafatnya Rasulullah, banyaknya bencana dan kekacauan serta pembunuhan.

2 dari 6 halaman

Namun salah satu tanda-tanda Hari Kiamat yang menarik perhatian kita adalah surutnya air Sungai Furat atau yang lebih dikenal sebagai Sungai Efrat.

Air Sungai Efrat di Suriah dilaporkan semakin kering akibat kemarau.© Lorida News Times

Dalam hadisnya, Rasulullah bersabda mengenai salah satu tanda Hari Kiamat yang melibatkan Sungai Efrat ini, yang artinya:

" Tidak terjadi Hari Kiamat itu sehingga Sungai Furat menjadi surut airnya dan mengeluarkan emas dari gunung-gunung. Banyak orang berperang karenanya.

" Maka terbunuh sembilan puluh sembilan dari seratus orang yang berperang itu. Dan masing-masing yang terlibat perang itu berkata 'mudah-mudahan akulah orang yang terselamatkan itu'. - (HR Muslim 5152).

3 dari 6 halaman

Sungai Efrat merupakan sungai terpanjang di Asia Barat. Sungai ini mengalir di tiga negara Asia yaitu Turki, Suriah dan Irak.

Dari sumbernya di kawasan timur Turki, Sungai Efrat mengalir melintasi Suriah dan Irak. Sampai akhirnya bersatu dengan Sungai Tigris sebelum berakhir di Sungai Syattul Arab yang bermuara di Teluk Persia.

Penurunan level air di Bendungan Tishrin, Suriah.© Badan Antariksa Eropa

Sungai Efrat bersama Sungai Tigris merupakan sumber air dan juga menjadi rute yang penting bagi ketiga negara tersebut. Bahkan sejak ribuan tahun hingga hari ini Sungai Efrat menjadi pemasok air bersih kawasan Asia Barat.

4 dari 6 halaman

Namun laporan tentang air Sungai Efrat yang menyusut hingga menampakkan dasarnya akibat kemarau menarik perhatian. Terutama bagi kalangan umat Islam karena merupakan salah satu tanda Hari Kiamat.

Air Sungai Efrat di Suriah dilaporkan semakin kering akibat kemarau.© mStar.com.my

Jika mengikuti hadis Rasulullah di atas, maka air Sungai Efrat akan menjadi sangat mahal hingga nilainya menyamai harga emas.

Ada juga yang mengatakan bahwa kemungkinan di suatu saat nanti di Sungai Efrat akan ditemukan sumur minyak atau tambang emas.

5 dari 6 halaman

Tapi satu yang pasti adalah penyebutan Sungai Efrat oleh Rasulullah dalam hadis itu sebenarnya mengandung bahaya yang terpendam.

Kata para ulama manusia akan datang dari pelbagai pelosok untuk berlomba-lomba memilikinya.

Air Sungai Efrat di Suriah dilaporkan semakin kering akibat kemarau.© mStar.com.my

Dalam riwayat hadis lain juga disebutkan tentang tanda Hari Kiamat dari Sungai Efrat ini, yang artiinya:

" Jika sudah dekat suatu masa Sungai Efrat akan menjadi surut airnya lalu ternampaklah tumpukan emas, maka barang siapa yang hadir di situ hendaklah ia tidak mengambil sesuatu pun dari harta itu." (HR Bukhari 6586 Muslim 5153).

6 dari 6 halaman

Maka persoalan yang paling penting sekarang ialah apakah bekal kita untuk menghadapi Hari Kiamat ini?

Masalahnya, selama ini banyak yang sibuk mengurus tanda-tanda Hari Kiamat tapi lupa hal yang paling penting yaitu bekal dalam menghadapinya.

Karena itu dalam hadis sangat jelas Rasulullah berpesan supaya meninggalkan harta itu. Dan lebih fokus menumpuk amal ibadah yang waktu itu Hari Kiamat sudah sangat dekat.

Sumber: mStar

Beri Komentar