Jenazah Olga Disambut Tangis Histeris Penggemar

Reporter : Amrikh Palupi
Sabtu, 28 Maret 2015 10:46
Jenazah Olga Disambut Tangis Histeris Penggemar
Seorang remaja wanita penggemar Olga tampak menangis saat melihat jenazah Olga diturunkan dari mobil ambulans.

Dream - Jenazah Olga Syahputra akhirnya tiba di rumah duka di Jalan Kresna Raya Nomor 4, Duren Sawit, Jakarta Timu. Jenazah komedian yang meningal di Singapura itu dibawa menggunakan ambulans Alphard silver bernomor polisi B 877 LO dari Bandara Soekarno Hatta menuju rumah duka.

Iring-iringan mobil penjemput jenazah Olga tiba di pukul 9.45 WIB. Kedatangan jenazah Olga langsung disambut ribuat pelayat yang sudah datang sejak pagi.

Berjejalnya para pelayat membuat ambulans kesulitan melaju mendekati rumah duka. Tak sedikit warga yang berusaha mengabadikan kedatangan jenazah Olga.

Isak tangis para penggemar Olga juga terdengar di tengah keriuhan para pelayat itu. Beberapa di antara penggemar itu bahkan menangis histeris.

Seorang remaja wanita penggemar Olga tampak menangis saat melihat jenazah Olga diturunkan dari mobil ambulans. Begitu pula kerumunan ibu-ibu yang tak jauh dari mobil ambulans itu.

Sementara adik Olga, Billy Syahputra, yang turut dalam rombongan itu terlihat terus tertunduk saat memasuki rumah. Diikuti oleh manajer Olga, Vero, yang juga turut dalam rombongan itu.

Olga Syahputra meninggal di Singapura, sore kemarin. Jenazah pria 32 tahun itu diterbangkan menuju Bandara Soekarno Hatta pagi tadi. Saat berita ini diturunkan, jenazah Olga tengah dimandikan.

1 dari 3 halaman

Mengenal Penyakit yang Diderita Olga Syahputra

Dream - Setelah hampir setahun menjalani perawatan di rumah sakit Singapura, komedian Olga Syahputra meninggal dunia sore tadi pukul 17.17 waktu setempat.

Sebelum berangkat ke Singapura, Olga sempat mendapatkan perawatan di RSPI. Menurut dokter yang menanganinya, Olga menderita meningitis atau radang selaput otak. Penyakit Olga, bermula dari kondisi tubuh yang terlalu lelah bekerja.

Anda mungkin bertanya-tanya apa penyebab penyakit meningitis tersebut? seberapa fatal?

Dikutip Dream.co.id dari laman Bidanku.com, Jumat 27 Maret 2015, meningitis adalah gejala peradangan yang mengenai lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang yang juga menimbulkan eksudasi berupa pus atau serosa yang disebabkan oleh bakteri atau virus.

Penyakit ini dapat disebabkan oleh mikroorganisme, kanker, jamur, luka fisik, obat-obatan tertentu yang dikonsumsi oleh pasien dan parasit yang menyebar ke dalam darah dan melebur kecairan otak.

Penyakit ini dikategorikan sebagai penyakit serius yang harus segera mendapatkan penanganan, mengingat letak penyakit ini berada dekat dengan otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan gerak, pikiran dan bahkan berujung pada kematian.

Untuk itulah pasien yang didiagnosa menderita meningitis dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan yang lebih lanjut, baik meningitis yang dideritanya disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur.

Hal ini diperlukan untuk tindakan pengobatannya, karena masing-masing penyakit meningitis akan mendapatkan therapy yang sesuai dengan penyebabnya.

Pada dasarnya penyakit meningitis ini disebabkan oleh paparan virus tidak berbahaya dan akan pulih tanpa perawatan dan pengobatan yang spesifik.

Hanya saja, meningitis yang disebabkan oleh bakteri dapat menyebabkan kondisi yang serius, seperti misalkan kerusakan yang terjadi pada otak, hilanganya kemampuan belajar, berkurangnya kemampuan mendengar dan bahkan dapat menyebabkan resiko kematian.

Sedangkan meningitis yang disebabkan oleh jamur, biasanya amat jarang terjadi, jenis ini umumnya diderita oleh pasien yang menderita kerusakan daya tahan tubuh (sistem immun) seperti halnya penderita AIDS.

Apakah menular?

Penyakit minigitis ini penularannya mudah, penularan ini bisa disebabkan oleh mikroorganisme, bakteri, virus dan jamur.

Jika tidak disembuhkan sejak usia dini maka dikhawatirkan akan mengakibatkan keluhan tubuh yang lebih fatal, diantaranya tuna ganda seperti lumpuh ataupun gangguan mental.

Adapun media yang dapat menjadi bagian penularan penyakit meningitis ini adalah melalui ingus dan cairan ludah saat bersin, tertawa ataupun berbicara.

Dan media lainnya yang menjadi media penularan penyakit meningitis ini bisa terjadi pada gelas, piring dan peralatan makan yang digunakan si penderita. Selain itu handuk dan tisu juga bisa menjadi media penularan, untuk itu sebaiknya berhati-hati.

2 dari 3 halaman

Olga Syahputra, Melejit karena Sebuah Kulkas

Dream - Dunia selebriti berduka. Salah satu presenter ternamanya, Olga Syahputra meninggal dunia di sebuah Rumah Sakit di Singapura.

Siapa sangka, ketenaran dan popularitas yang diperoleh Olga semua bermula dari sebuah kulkas.

Mengutip berbagai sumber, Olga meniti karir dengan bergabung bersama Sanggar Ananda sekitar tahun 1997. Disinilah kisah mengenai kulkas sebagai awal karir Olga dimulai.

Untuk masuk ke sanggar tersebut, Olga dikabarkan harus rela menjual lemari es-nya tersebut. Ini dilakukan karena dirinya ingin bergabung dengan Lenong Bocah.

Sanggar Ananda memang menjadi gerbang untuk para artis yang ingin bergabung dengan sinetron sukses tersebut.

Seperti diketahui, kabar meninggalnya Olga Syahputra telah memancing duka bagi sejumlah orang. kalangan artis dan kerabat tak lupa mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya pria kelahiran Jakarta, 8 Februari 1983 ini.

" Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un...Kembali kepada Allah Olga Syahputra....Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu...Alfaatihah.."  kata artis Haykal Kamil yang juga adik dari Zaskia Mecca di akun twitternya @haykalkamil, Jumat 27 Maret 2015.

" Rest In Peace Olga Syahputra. Semoga semua yang ditinggalkan ditabahkan,"  tutur Anji Manji mantan vokalis 'Drive' dalam akun twitternya @duniamanji. Ucapan duka cita terus mengalir dari rekan-rekan, termasuk dari beberapa stasiun televisi swasta.

" Innalillahi Wainalilahi Rojiun Telah Berpulang Ke Rahmatullah Sahabat Baik Kita OLGA SYAHPUTRA. Semoga Amal Ibadah Diterima Allah SWT,"  tulis akun resmi ANTV.

Belum lama dikabarkan, Olga akan pulang dari Rumah Sakit Mount Elizabeth di Singapura pertengahan Mei ini. Seperti yang dikutip dari akun facebook Olga Syahputra.

" Terima Kasih Ya Allah Atas Sembuhnya Olga Syahputra. Akhirnya Olga sembuh 97 persen. Bang Bily lagi akan jemput tanggal 22 Mei. Doain Ya Ababil frown emoticon Di Singapura," tulis akun itu. Selamat jalan Olga.

3 dari 3 halaman

Mengenang Senyum Olga Syahputra

Dream - Sosok Olga Syahputra menginspirasi banyak orang. Komedian sekaligus presenter itu dikenal sangat baik oleh rekan-rekan kerjanya.

“ Dia bukan hanya sebagai teman biasa, tapi juga kayak kakak sendiri yang selalu support saya untuk maju,” tutur rekan Olga, Tara Budiman, Senin yang lalu.

Bagi Tara, Olga merupakan orang yang berjasa membuka jalan baginya ke dunia hiburan tanah air. “ Saya bisa sampai di tahap ini juga berkat bantuan Olga dan kesempatan dari Olga,” ujar presenter 28 tahun ini.

Sementara, artis Jessica Iskandar, mengaku tak bisa melupakan sosok Olga. Sejak Olga dirawat di Singapura, Jessica selalu merindukannya.

“ Aku kangen sekali dengan senyumnya, becandanya. Semua yang ada di Olga bikin aku juga nangis, aku belum bertemu. Kangen, semoga Tuhan memberikan kesembuhan untuknya,” tambah Jessica Iskandar saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Beri Komentar