Jumlah Pengunjung e-Commerce Lokal Tundukkan Platform Asing

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 23 Oktober 2020 14:12
Jumlah Pengunjung e-Commerce Lokal Tundukkan Platform Asing
Apakah karena promo ini?

Dream – Tahun 2020 menjadi masa adaptasi baru bagi seluruh umat manusia di penjuru dunia. Di Indonesia,Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pada April 2020 akibat pandemi Covid-19 berdampak kepada daya dan kebiasaan belanja masyarakat.

Di sisi lain, kondisi ini juga menjadi `berkah` tersendiri bagi pelaku e-commerce yang mulai menjadi incaran masyarakat di kota besar, seperti Jakarta, untuk memenuhi kebutuhan belanja. Membeli kebutuhan rumah tangga, pakaian, bahkan peralatan otomotif sudah tersedia secara online di platform e-commerce, misalnya Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak.

Transaksi trusted seller dan free delivery menjadi jargon untuk terus membantu pembelanja merasakan kemudahan belanja online.

Dikutip dari rilis iPrice, Jumat 23 Oktober 2020, iPrice bekerja sama dengan App Annie dan Similiarweb menerbitkan Map of E-commerce Southeast Asia Report H1 2020. Dari laporan itu, terlihat bahwa e-commerce lokal lebih unggul dengan total kunjungan web terbanyak selama separuh tahun 2020.

Namun harus diakui jumlah pengunjung e-Commerce lokal di website menurun 2 persen sejak kuartal I 2020 jika membandingkan data kuartal III 2019 hingga kuartal II 2020. Pada kuartal IV 2019 hingga kuartal I 2020, jumlah pengunjung e-commerce lokal sebesar 57 persen, lebih tinggi daripada internasional yang hanya 43 persen.

Shopee dan Lazada yang masuk kategori internasional selalu berada di posisi top 5 e-commerce di Indonesia yang memiliki pengunjung bulanan tertinggi. Sedangkan dari posisi e-commerce lokal muncul nama Tokopedia, Bukalapak dan Blibli.

1 dari 2 halaman

Penetrasi e-Commerce di Indonesia Meningkat

Penetrasi strategi dan promosi e-Commerce di Indonesia berhasil. Hal ini terlihat dari tingginya peningkatan jumlah sesi pada aplikasi kategori shopping untuk Indonesia.

Walaupun data hanya berdasarkan perangkat Android, Indonesia adalah negara dengan total sesi penggunaan shopping app tertinggi di Asia Tenggara pada sementer II-2020. Total sesi penggunaan aplikasi kategori shopping adalah 21,3 miliar dan pada semesnter II 2020 totalnya meningkat 34 persen menjadi 28,5 miliar.

© MEN

Negara dengan total peningkatan tertinggi yaitu sebesar 53 persen adalah Filipina. Pada semester I-2019 total sesinya mencapai 3,2 miliar menjadi 4,9 pada semester-I 2020. Semua negara di Asia Tenggara menunjukan adanya peningkatan total sesi pada aplikasi shopping jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Selama periode semester I tahun 2019 dan 2020, Thailand mengalami peningkatan sebesar 50 persen, Vietnam 43 persen, Malaysia 28 persen dan Singapura 25 persen.

2 dari 2 halaman

Gratis Ongkir Paling Banyak Ditawarkan

Berdasarkan riset Jakpat, salah satu faktor yang paling penting untuk menarik minat pembeli dalam berbelanja adalah gratis ongkos kirim (ongkir) di samping harga lebih murah. Berdasarkan event update di official Facebook page top 5 e-commerce di Indonesia, promo gratis ongkir untuk kebutuhan sehari-hari dan produk kesehatan-kecantikan menjadi yang paling sering diadakan selama periode PSBB dan lockdown di berbagai negara Asia Tenggara.

© MEN

Di Indonesia, Shopee, Tokopedia, Lazada dan Blibli kompak mengadakan sale event untuk suplemen kesehatan.

Vietnam sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang berhasil menurunkan angka kasus covid-19 positif lebih awal memfokuskan untuk promosi pada kebutuhan sehari-hari. E-commerce lokal Vietnam seperti Tiki dan Sendo.vn memberikan promo free delivery dan diskon untuk produk grocery dalam bulan April hingga Juni kemarin. 

Beri Komentar