Kekayaan Nadiem Makarim Tembus Rp4,8 Triliun, Naik Rp3,6 Triliun dalam Setahun

Reporter : Okti Nur Alifia
Jumat, 26 Mei 2023 19:35
Kekayaan Nadiem Makarim Tembus Rp4,8 Triliun, Naik Rp3,6 Triliun dalam Setahun
Lalu, harta apa saja yang dimiliki pria yang kerap disapa Mas Menteri?

Dream - Harta Nadiem Makarim pada tahun 2022 bertambah menjadi Rp4,8 triliun. Kekayaan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), itu naik Rp3,6 triliun jika dibandingkan pada tahun 2021.

Pada 2021, harta Nadiem tercatat hanya Rp1.175.047.616.596. Catatan jumlah harta Nadiem tahun 2022 tersebut tertera dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lalu, harta apa saja yang dimiliki pria yang kerap disapa Mas Menteri itu?

Founder Gojek ini memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan senilai Rp55.328.240.850 (Rp55,3 miliar) yang tersebar di Jakarta Selatan, Gianyar, hingga Rote Ndao.

1 dari 5 halaman

Dia memiliki harta bergerak berupa mobil Honda Brio senilai Rp162 juta. Adapun harta bergerak lainnya senilai Rp752.313.000.

Pria yang menjabat menteri sejak 2019 itu juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 12.271.733.513 (Rp12,2 miliar) dan harta lain senilai Rp3,4 miliar.

Sementara surat berharga yang dimiliki senilai Rp5.590.317.273.184 (Rp5,5 triliun). Namun Nadiem memiliki utang Rp790.761.956.789 (Rp790 miliar), sehingga total kekayaannya dikalkulasikan mencapai Rp4.871.469.603.758 (Rp4,8 triliun).

 

2 dari 5 halaman

Nadiem: Investasi Industri untuk SMK Vokasi Capai Rp400 Miliar

Dream - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengajak pelaku industri untuk berkolaborasi dengan dunia pendidikan demi terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, khususnya sektor vokasi.

" Ini adalah pernikahan ya, bukan berkolaborasi lagi, karena pernikahan itu artinya permanen antara dunia industri dan dunia pendidikan harus nyambung," kata Nadiem dalam acara Unite for Education (UFE) Sustainability Forum Permata Bank ke-12 yang mengusung tema “ The Future of Vocational Education and Inclusivity” di Jakarta, Selasa 7 Maret 2023.

Untuk mendukung Perpres No 68 tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan vokasi dan Pelatihan Vokasi, menurut Nadiem, ada dua terobosan dari Kemendikbudristek, yakni SMK Pusat Keunggulan dan Kampus Merdeka Vokasi.

" Ini menjembatani lulusan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri dan berbagai jenis kolaborasi antara ini sudah mulai terjalin," katanya.

Founder Gojek ini mencatat, di tahun 2022 sudah dikembangkan lebih dari 1.400 SMK untuk menjadi pelaksana program SMK Pusat Keunggulan yang mewakili hampir 30 persen atau sepertiga dari siswa SMK di seluruh Indonesia.

3 dari 5 halaman

Jumlah Investasi

Terdapat 373 SMK Pusat Keunggulan yang melewati dan mengimplementasi program skema pemadanan dukungan yang melibatkan 350 industri.

" Ini adalah matching fund. Jadi sekarang kami Kemendikbudristek menawarkan kepada industri yang ingin berinvestasi kepada SMK-SMK kita untuk matching funding mereka," ungkap Nadiem.

Jumlah investasi industri yang dihasilkan dari program tersebut sudah di atas Rp400 miliar. Dengan demikian, menurut Nadiem, program yang dicoba itu sudah laku.

" Jadinya mohon ini juga dikabarkan kepada berbagai macam sekolah vokasi yang membutuhkan tenaga sekarang ada insentif tambahan," tambahhya.

Selain SMK, program matching fund juga diterapkan di perguruan tinggi. Khususnya fakultas-fakultas vokasi. Dengan nilai investasi di tahun 2022 mencapai Rp133 miliar.

" Ini di luar daripada berbagai macam inisiatif yang mungkin yang dibilang vokasi tapi dalam perguruan tinggi Kampus Merdeka matching fund kita itu udah mencapai triliunan," terang Nadiem.

4 dari 5 halaman

Tingkat Kepuasan Mitra Industri Meningkat

Menurut Nadiem, capaian tersebut tidak terlepas dari semakin tingginya kepercayaan mitra industri untuk kerja sama dengan berbagai satuan pendidikan vokasi. Berdasarkan survei yang dilakukan Kemendikbudristek pada 708 mitra pendidikan vokasi, tingkat kepuasan mitra industri pada pendidikan vokasi mencapai 3,46 dari skala 4.

Pria yang kerap disapa Mas Menteri ini menambahkan, momentum Indonesia emas 2045 semakin dekat. Dia menyadari betapa banyak anak-anak muda dengan idealisme yang tinggi akan mengubah gerbong besar Indonesia dalam waktu 10 hingga 20 tahun lagi.

" Indonesia diproyeksikan yang akan menjadi salah satu kekuatan besar ekonomi dunia. Tentunya hal tersebut menuntut SDM yang sangat unggul," katanya.

5 dari 5 halaman

Sementara itu, UFE Sustainability Forum telah melibatkan lebih dari 25.000 peserta, lebih dari 30 komunitas serta 60 pembicara inspiratif dari seluruh Indonesia. Di tahun ini, UFE Sustainability Forum mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI (Kemendikbudristek RI) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.

Tema “ The Future of Vocational Education and Inclusivity” merupakan upaya kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran vokasi dalam menggerakkan dan meningkatkan ekonomi nasional dan regional.

Selain itu, UFE Sustainability tahun ini turut mengangkat isu inklusivitas yang diantaranya menyoroti krusialnya peran perempuan dalam mewujudkan percepatan pembangunan di berbagai sektor. 

 “ Harapan kami adalah bahwa masyarakat yang hadir di UFE Sustainability Forum dapat saling berbagi, belajar, berkolaborasi serta menginspirasi dan terinspirasi oleh para pembicara tahun ini yang membawa rekam jejak baik dalam mengembangkan inisiatif untuk memajukan kualitas pendidikan dan menciptakan kesetaraan di Indonesia," ungkap Direktur Utama PermataBank, Meliza M. Rusli.

Beri Komentar