Kelas Menengah Muslim RI Bertambah, Penerimaan Zakat Naik 20%

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 27 Januari 2017 19:20
Kelas Menengah Muslim RI Bertambah, Penerimaan Zakat Naik 20%
Indikatornya terlihat dari kenaikan produk-produk kosmetik dan busana Muslim.

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyebut penghimpunan zakat, infaq dan sedekah pada 2015-2016 mengalami kenaikan rata-rata tiap tahun sebesar 20 persen. Kenaikan penghimpunan tersebut, menurut Direktur Amil Zakat Nasional Baznas Arifin Purwakananta salah satunya dipicu bertambahnya kelas menengah Muslim di Indonesia.

" Jadi problemnya banyak orang miskin, tapi jumlah orang menengah muslim naik,"
kata Arifin, di Thamrin Tower, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Januari 2017.

Meski tak menyebut jumlah, indikasi kenaikan kelas menengah Muslim dapat terlihat dari konsumsi produk bercitra Muslim. Dia menyontohkan, pertumbuhan kosmetik dan busana Muslim merupakan produk yang banyak dicari.

" Saya melihat, meski ekonomi melambat, tapi ada kelompok-kelompok tertentu dari muzaki Baznas, naik," ucap dia.

Selain pertumbuhan kelas menengah Muslim, kenaikan ZIS turut dipengaruhi oleh pemberitaan media massa mengenai kesulitan yang dialami masyarakat. Dia mengambil contoh, pada saat masa Krisis 1998, lembaga bantuan kemanusian atau filantropi mengalami kenaikan sumbangan hingga 100 persen.

Menurut Anggota Baznas Nana Mintarti, penghimpunan zakat dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Selama 2002-2015, rata-rata, penghimpunan ZIS naik sebesar 39,28 persen.

" Peningkatan itu juga dibuktikan oleh PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center) bahwa tren pembayar zakat selalu naik tiap tahunnya," ucap Nana.

Melihat potensi tersebut, kata Nana, Baznas hingga saat ini akan mengelola penggunaan dana zakat untuk ikut serta dalam pengembangan 16 program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG's). Upaya itu juga dilatarbelakangi, mampu bertahannya ZIS dalam masa krisis finansial.

" Pada tahun 2009, terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 1,3 persen sebagai konsekuensi dari krisis finansial global. Namun, pertumbuhan zakat di tahun yang sama justru meningkat sebesar 6,11 persen," ucap dia.(Sah)

Beri Komentar