Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Masih mandeknya perkembangan ekonomi syariah di tanah air menjadi fokus perhatian Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI). Tidak mau melewatkan kesempatan, organisasi ini langsung menggandeng Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk turut mendorong perkembangan sistem syariah di Indonesia.
Seperti dikutip dari laman wapresri.go.id, Rabu, 11 Maret 2015, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (IAEI) yang juga Menteri Keuangan RI Bambang Brodjonegoro datang menyambangi JK di kantornya. Tujuan kedatangan Bambang adalah mengundang JK untuk membuka muktamar IAEI dan juga menjadi pembicara utama pada 30 April 2015.
“Muktamar itu bukan hanya untuk pergantian pengurus, tetapi juga seminar internasional tentang ekonomi Islam, penandatanganan nota kesepahaman dengan berbagai pemangku kepentingan seperti BI, OJK dan beberapa kementerian,” papar Bambang.
Dalam pertemuan itu, Bambang menjelaskan bahwa IAEI lahir karena menyadari semangat untuk meningkatkan ekonomi syariah di Indonesia. Tetapi, lanjut Bambang, IAEI memfokuskan pada kegiatan akademik, karena ekonomi Islam bukan hanya monopoli Universitas Islam Negeri, tetapi juga harus tumbuh dan berkembang di universitas biasa.
“IAEI bertujuan agar perguruan tinggi membuka program studi ekonomi Islam dan perguruan tinggi besar mau memberi perhatian pada ekonomi Islam,” ujarnya.
Hasilnya, menurut Bambang, sudah banyak perguruan tinggi yang membuka program studi ekonomi Islam, baik untuk program S1, S2 maupun S3.
“Yang kami dorong adalah agar mahasiswa memahami dulu ekonomi keuangan, baru mempelajari sisi syariahnya. IAEI bersama Ditjen Pendidikan Tinggi bersama-sama menyusun kurikulum,” tambahnya.
Bambang juga melaporkan total aset ekonomi Islam yang masih rendah. “Total aset perbankan syariah hanya lima persen dari total aset perbankan nasional,” tandasnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi