Syarat Mobil Korban Amuk Massa Bisa Dapat Klaim Asuransi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 21 Agustus 2019 09:36
Syarat Mobil Korban Amuk Massa Bisa Dapat Klaim Asuransi
Tak jarang kendaraan bermotor menjadi sasaran amukan massa saat demonstrasi berlangsung.

Dream – Selain dirampok, para pemilik kendaraan bermotor paling takut jika mobil mereka terjebak di lokasi unjuk rasa. Apalagi jika aksi demontrasi berakhir dengan kerusuhan. 

Dengan kondisi psikologis massa yang tersulut emosi apapun bisa terjadi. Salah satunya adalah aksi bakar peserta aksi demo yang salah satunya mengincar kendaraan yang terparkir di dekat lokasi kejadian.

Kalau sudah terlanjur jadi bulan-bulanan massa, kendaraan bisa rusak. Lantas bagaimana dengan pemiliknya? Padahal ansuran kredit kendaraan bermotor belum juga lunas. Apakah asuransi kendaraan yang dirusak massa, bisa diklaim?

Chief Marketing Officer Adira Insurance, Wayan Pariama, mengatakan kendaraan dirusak massa tak dijamin oleh asuransi.

“ Menurut OJK, bencana termasuk di dalamnya banjir, angin topan, gempa bumi, tsunami, kemudian huru-hara (unjuk rasa/demonstrasi) dan perang tidak ter-cover oleh asuransi,” kata Wayan di Jakarta, ditulis Rabu 21 Agustus 2019.

1 dari 7 halaman

Pemilik masih Bisa Dapatkan Klaim Jika Pakai Asuransi Ini

Kalau mau mendapatkan klaim asuransi, kata Wayan, pemilik kendaraan bisa melakukan perluasan dan penambahan premi.

Dia mengatakan asuransi kendaraan itu ada dua macam, yaitu total loss only (TLO) dan komprehensif (all risk). Jika konsumen memilih produk komperhensif dengan kerusakan di atas 75 persen, pihak asuransi akan menjamin seluruh risiko kerugian, baik kerusakan ringan maupun berat.

“ Keuntungan dari asuransi komperhensif, konsumen dapat melakukan perluasan atas jaminan perlindungan untuk mobil akibat huru-hara (demonstrasi),” kata dia.

(Sah, Laporan: Razdkanya Ramadhanty)

2 dari 7 halaman

Tips Agar Klaim Asuransi Mobil Diterima Pasca Mudik

Dream - Klaim asuransi merupakan sebuah tindakan berupa permintaan resmi dari pelanggan kepada pihak perusahaan asuransi. Klaim ini bertujuan untuk melakukan penggantian biaya maupun pemberian santunan yang sesuai dengan polis asuransi.

Proses klaim menjadi hal yang penting saat terjadi suatu risiko pada objek pertanggungan yang diasuransikan. Proses ini wajib dilakukan oleh pelanggan pemegang polis kepada perusahaan asuransi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Pelanggan dan perusahaan asuransi harus sudah sepakat terlebih dahulu sebelum melakukan penutupan. Perusahaan sudah memberikan informasi sejelas-jelasnya dan pelanggan sudah mengerti isi polis. Selain kesepakatan, perusahaan asuransi juga harus memberikan kemudahan bagi pelangan yang ingin melakukan klaim.

Menurut Business Development Division Head Adira Insurance, Tanny Megah Lestari, perusahaan asuransi akan memeriksa validitas polis terlebih dahulu sebelum analisis klaim dilakukan.

“ Jika polis memenuhi syarat verifikasi dan klaim yang diajukan juga sudah sesuai dengan isi polis, perusahaan asuransi pasti akan membayarkan klaim tersebut kepada pelanggan yang melakukan pelaporan klaim,” kata Tanny dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan, beberapa kasus yang terjadi adalah kurang telitinya pihak tertanggung terhadap polis yang mereka pegang. Padahal, di dalam polis disebutkan berbagai hal terkait asuransi yang akan diklaim.

Pelanggan Adira Insurance, kata Tanny, bisa melaporkan klaim melalui contact center Adira Care 1500 456 bahkan juga bisa menggunakan aplikasi via digital, Autocillin Mobile Claim Application. Pelanggan dapat melakukan di mana pun dan kapan pun dengan 1 jari beres.

“ Kami tidak ingin mempersulit dan ingin memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” kata dia.

Lantas, bagaimana caranya klaim asuransi mobil berjalan lancar dan bisa dibayar oleh perusahaan?

3 dari 7 halaman

Jangan Sampai Telat

Menurut Tanny, pelanggan harus menghindari hal-hal yang dikecualikan dalam polis, seperti telat lapor klaim dari batas waktu pelaporan, pengemudi tidak memiliki surat izin mengemudi, klaim yang dilaporkan tidak dijamin dalam polis, dan klaim yang dilaporkan termasuk dalam klausula pengecualian dalam polis.

Kemudian, pemegang polis harus melengkapi dokumen klaim, seperti formulir klaim yang telah diisi, fotokopi polis asuransi, SIM, STNK, surat keterangan dari kepolisian. Kendaraan milik tertanggung tidak digunakan untuk perbuatan yang melanggar hukum.

“ Jika mengalami kecelakaan, jangan lupa memberikan bukti dengan mendokumentasikan terlebih dahulu keadaan kendaraan kamu pasca kecelakaan,” kata dia.

Pemegang polis, tambah Tanny, harus memperhatikan wilayah pertanggungjawaban sesuai dengan isi polis. “ Jangan membuat kerusakan yang terjadi merupakan kerusakan yang disengaja oleh tertanggung,” kata dia.

Tanny menambahkan, pemegang polis juga harus memahami penyebab kecelakaan ditanggung sebelum mengajukan klaim secara langsung. Para pemegang polisi juga harus membaca polis-polis yang diberikan pihak asuransi dengan jelas.

“ Setiap tahunnya, setiap mudik lebaran memang terjadi peningkatan klaim asuransi mobil. Namun, jika melihat angka kecelakaan yang terjadi selama mudik yang semakin menurun, kami pun juga optimis klaim asuransi mobil pasca mudik kenaikan tidak terlalu signifikan. Tidak hanya itu, infrastruktur jalan yang digunakan untuk mudik tahun ini juga jauh lebih baik,” kata dia.

4 dari 7 halaman

Wajib Dihindari Pemilik Mobil Agar Klaim Asuransi Banjir Bisa Cair

Dream – Setiap musim hujan, bencana banjir mengintai masyarakat terutama yang tinggal di wilayah yang memiliki sistem drainase buruk. Ketika air bah melanda, ada beragam dampak negatif dan kerusakan yang dihasilkan.

Tak hanya rumah yang ternggelam atau jatuhnya korban jiwa, banjir juga bisa menghancurkan aset-aset yang dimiliki orang-orang, termasuk kendaraan bermotor.

Bagi pemilik kendaraan, mobil yang terendam banjir adalah bencana. Mereka harus mengurang uang cukup dalam untuk memperbaiki kendaraannya. Belum lagi urusan membersihkan interior mobil.

Biasanya, pemilik kendaraan yang daerahnya sering dilanda banjir sudah melakukan persiapan dengan ikut sebagai peserta asuransi kendaraan. Diharapkan saat bencana melanda, pihak asuransi akan menanggung biaya yang meski dikeluarkan.

Namun apakah semudah itu memperoleh klaim asuransi kendaraan?

" Dengan perluasan bencana alam, pengendara bisa dijamin dari kerugian karena bencana alam, termasuk hujan es, banjir, dan lainnya. Tanpa adanya perluasan manfaat, maka tidak akan dijamin,” kata Business Development Division Head PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance), Tanny Megah Lestari, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 31 Januari 2018.

Tanny menyarankan agar pemegang polis asuransi kendaraan hendaknya memperhatikan ketentuan yang dibuat pihak perusahaan penerbit asuransi. 

Salah satu tips yang diberikan Tanny adalah pemilik kendaraan bermotor disarankan tak menyalakan mesinnya di tengah banjir. Kondisi ini akan menimbulkan water hammer di mesin dan akan memperparah kerusakan.

“ Apabila berada di genangan air yang rendah, sebisa mungkin tinggalkan kendaraan, kunci kendaraan, tunggu hingga air surut dan menelpon pihak asuransi atau derek untuk mengangkut mobil untuk diperbaiki,” kata dia.

Tanny juga menyarankan untuk tidak menerobos banjir. Kalau sengaja menerobos, kendaraan akan rusak.

“ Kendaraan tersebut (menerjang banjir) masuk ke dalam pengecualian yang tidak dijamin oleh polis asuransi,” kata dia.

5 dari 7 halaman

Trik Mengemudikan Mobil Melewati Jalan Banjir

Dream – Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini berpotensi menimbulkan genangan air. Bahkan, curah hujan tersebut bisa menimbulkan banjir di beberapa wilayah.

Pengemudi, termasuk mobil, tak punya pilihan untuk menerjangnya jika memang sangat terpaksa.

Namun jika kamu berada dalam situasi ini dan masih ada alternatif jalur lain, ada baiknya kamu berbalik arah.

Melewati banjir memiliki banyak risiko. Mulai dari komponen kendaraan rusak atau terperosok akibat tak mengetahui ada lubang.

Berikut ini adalah lima tips menerobos banjir ketika mengemudi mobil dari Mitsubishi, dikutip dari OTO.com, Sabtu 29 Desember 2018.

6 dari 7 halaman

Ini Trik Kendaraan Tetap Aman Lewati Banjir

Identifikasi Banjir

Kamu perlu mengetahui seberapa dalam banjirnya. Bagian ini mungkin cukup sulit dilakukan, tetapi penting agar kamu tak terjebak di tengah banjir.

Kalau hapal dengan jalan yang dilewati, kamu bisa memprediksi kedalaman banjir dan area mana saja yang perlu dihindari. Kalau tidak, kamu bisa mengambil patokan dari trotoar atau mobil lain untuk memperkirakan ketinggian air.

Caranya, kamu tinggal melihat seberapa dalam ban yang tergenang. Kalau sudah mencapai satu ban, lebih baik putar balik, apalagi mobilmu jenis sedan atau city car.

Mengetahui Spesifikasi Mobil

Caranya dengan melihat data ground clearance dan kemampuan melewati genangan air. Mobil dengan ground clearance rendah seperti sedan dan city car biasanya lebih berisiko jika dipaksakan menerabas banjir. Berbeda dengan mobil sport utility vehicle (SUV), contohnya Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner yang punya ground clearance tinggi, serta spesifikasi melewati genangan air mencapai 70 cm.

Kemampuan melahap banjir juga ditunjang letak ketinggian saluran udara ke mesin. Kamu perlu tahu di mana letak dan seberapa tingginya agar bisa menghindari air masuk ke mesin dan terhisap. Lebih aman lagi untuk mobil yang punya letak intake yang tinggi, biasanya saluran udara yang letaknya tinggi ini ada di mobil SUV.

Kalau air sampai masuk ke dalam mesin, mobil akan mengalami water hammer. Kondisi ini berbahaya dan ditandai dengan mobil mogok. Kalau sudah begini, jangan mencoba menyalakan mesin sebab akan semakin merusak komponen di dalamnya.

7 dari 7 halaman

Kalau Apes, Bawa ke Bengkel

Berkendara Perlahan

Pastikan kecepatan saat membelah banjir tidak tinggi. Gunakan gigi rendah agar mobil berjalan lancar. Jangan terburu-buru menambah kecepatan karena air berisiko naik ke atas kap mesin.

Hindari menahan setengah kopling atau mengocok pedal gas dalam genangan, karena dapat menciptakan gelombang air. Tindakan ini acapkali dinilai mampu menyelamatkan mesin dari kemasukan air lewat saluran knalpot, padahal ini salah.

Periksa Pengereman

Setelah berhasil melewati banjir, kamu tetap harus waspada. Periksa pengereman dengan melakukan trik sederhana.

Jalankan kendaraan dalam kecepatan rendah sekitar 5 km per jam. Lalu injak pedal rem berkali-kali guna mengetahui kinerjanya.

Mengapa ini perlu dilakukan? Rem yang basah mengalami penurunan kinerja, bahkan malfungsi. Dibutuhkan waktu agar dapat berfungsi normal. Kamu tentunya tak mau mengalami rem blong saat mengemudi bukan.

Bawa ke Bengkel

Jangan menunda pemeriksaan mobil ke bengkel resmi. Setelah melewati banjir, kondisi mobil bisa berubah, Makanya, dibutuhkan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi, termasuk mengantisipasi adanya kerusakan lebih jauh.

Beri Komentar
Mengharukan, Reaksi Gempi Dengar Gading dan Gisel Tidur Bareng Lagi