Sehari Kedatangan 5 Paket Olshop, Istri Ngakak Lihat Ekspresi Suami

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 17 Agustus 2021 15:01
Sehari Kedatangan 5 Paket Olshop, Istri Ngakak Lihat Ekspresi Suami
Sebab, paket yang datang itu…

Dream – Salah satu kebiasaan baru yang semakin berkembang selama masa New Normal adalah masyarakat yang semakin sering berbelanja online. Bahkan mungkin hampir setiap hari kita mendengar seorang kurir berteriak paket di depan rumah.

Namun kemudahan berbelanja tanpa harus beranjak selangkah pun dari teras ruma ini acapkali membuat orang “ lupa diri”. Bahkan beberapa orang ada yang sampai ketagihan berbelanja.

Hal yang cukup menggelikan dari kebiasan belanja online adalah seorang istri atau suami yang menyembunyikan kebiasaan belanja online mereka. Mereka berusaha sebisa mungkin menutupi perbuatan mereka agar pasangannya tak marah.

Jika satu paket saja yang datang mungkin masih bisa dimengerti. Namun apa jadinya jika paket yang datang mencapai lima barang dalam waktu sehari. Pengalaman kocak inilah yang dialami seorang istri saat melihat mimik suaminya. 

Istri yang berbelanja online itu tertawa ketika melihat ekspresi suaminya. “ Lihat muka suami,” kata sang istri dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @berita_gosip yang dikutip dari Merdeka.com.

“ Sehari dapat paket 5,” kata dia.

1 dari 5 halaman

Datang di Saat yang Tidak Tepat

Warganet beramai-ramai mengomentari unggahan itu. Mereka juga ikut tertawa dan berpendapat paket-paket tersebut datang di saat yang tak tepat. Ada juga yang merasa tidak enak hati karena ketahuan belanja online.

Datang di saat yang tidak tepat,” tulis @intanumbaran.

Beneran suka nggak enak hati kalau datang paket ada suami. Padahal juga dia nggak bakalan kenapa-kenapa orang dia juga suka beli-beli online,” tulis @justamarta.

Masih mending 5, saya pernah yang dalam sehari yang datang 10 paket,” tulis @putriinvs.

2 dari 5 halaman

Selama Ramadan, Mayoritas Orang Belanja Online Saat Sahur

Dream – Sejak pandemi tahun lalu, belanja online menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dari membeli bahan makanan hingga baju Lebaran. Namun, pada Ramadan 2021, masyarakat Indonesia mulai terbiasa dengan perayaan Ramadan saat pandemi.

Dikutip dari keterangan tertulis iPrice, Rabu 5 Mei 2021, tahun ini perusahaan ini merangkum beberapa tren tentang belanja online di negara dengan mayoritas penduduk Muslim di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Data yang digunakan adalah data internal iPrice melalui Google Analytic.

 

© Dream

 

Data yang ditampilkan dalam daftar ini diperoleh dengan menggabungkan miliaran halaman produk dari ratusan merchant online melalui iPrice Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Data peningkatan penelusuran dianalisis dengan membandingkan tayangan selama periode Ramadhan tahun ini (12-26 April 2021) dengan periode Ramadhan tahun lalu (23 April-7 Mei 2020).

Waktu puncak belanja online selama Ramadhan 2021 di Singapura, Indonesia, dan Malaysia, didapatkan dari sesi kunjungan per jam di platform iPrice selama dua minggu pertama periode Ramadhan 12 - 26 April 2021.

3 dari 5 halaman

Mayoritas Orang Berbelanja Online Saat Sahur

Selama bulan Ramadan, kegiatan khas yang dilakukan oleh umat Muslim adalah bangun pada dini hari untuk sahur. Meski begitu, kegiatan sahur ini juga dimanfaatkan bagi orang Indonesia untuk berbelanja online.

Dalam kajian ini, ditemukan lonjakan trafik di Indonesia secara signifikan terjadi pada pukul 02.00-05.00. Orang Indonesia secara aktif mengakses internet dan berbelanja online pada saat waktu sahur. Sementara di Malaysia dan Singapura tidak menunjukan ada lonjakan yang signifikan pada jam yang sama.

© Dream

Menurut riset Janio, insight Ramadhan 2020 dan 2019 mengenai waktu berbelanja online saat Ramadhan juga ditemukan lonjakan trafik online di Indonesia pada pukul 04.00-05.00 di Indonesia. Bisa disimpulkan berbelanja online ketika sahur merupakan seasonal habit di Indonesia.

Data juga menunjukkan di Singapura setelah lunch break yaitu pukul 14.00-16.00 terjadi peningkatan trafik online tertinggi dibanding waktu lainnya. Semenatara di Malaysia trafik tertingginya terjadi pada jam 13.00-14.00 waktu setempat.

4 dari 5 halaman

Fesyen Diminati, Kue Kering Ikut Dilirik

Data dari Katadata menyebutkan lebih dari setengah populasi orang Indonesia (56,2 persen) pada 2018 menggunakan smartphone dan akan terus tumbuh. Prediksinya pada tahun 2025 nanti akan mencapai hampir 90 persen dari total populasi di Indonesia.

Dalam riset kali ini iPrice menemukan mayoritas di Indonesia, Malaysia dan Singapura berbelanja online melalui smartphone, total persentasenya sebanyak 93 persen, 68 persen dan 55 persen pada 2021 untuk masing-masing negara.

© Dream

Singapura dan Malaysia juga memiliki jumlah trafik yang lumayan tinggi dari desktop. Data menunjukkan sebanyak 31 persen orang di Malaysia berbelanja online menggunakan laptop mereka sedangkan di Singapura memegang peringkat tertinggi yaitu sebanyak 43 persen dari total transaksi online menggunakan laptop.

Belanja online menggunakan laptop memiliki persentase yang kecil di Indonesia, sejak 2020 lalu hanya 6 persen dari total transaksi online yang terjadi. Hal ini bisa didukung karena sebanyak 77 persen dari total populasi di Indonesia tidak memiliki laptop. Laptop merupakan perangkat yang awam digunakan hanya bagi mahasiswa atau orang yang bekerja di indonesia.

5 dari 5 halaman

Fesyen Diminati, Kue Kering Ikut Dilirik

Produk dalam kategori fashion masih mendominasi minat belanja konsumen online di Indonesia. Pada tahun ini produk dalam kategori fashion menduduki peringkat pertama dengan total minat belinya meningkat hingga lebih dari 8000 persen dalam periode 2 minggu pertama di bulan Ramadan.

iPrice membandingkan impression pada Google Analytics di periode 2 minggu awal Ramadan pada tahun 2021 dan 2020. Tiga dari lima top produk yang paling meningkat minat belinya berada dalam kategori fashion yaitu Gamis pada posisi ketiga meningkat hingga 2800 persen dan sarung pada posisi keempat 1800 persen.

© MEN

Lebaran identik dengan perayaan keagamaan dikemas dalam tradisi. Di Indonesia, kue kering dan minuman manis menjadi primadona yang akan selalu dicari pada saat menjelang lebaran. Data membuktikan, pada peringkat kedua ada toples makanan yang minat belinya meningkat hingga 3500 persen lalu produk kue kering pada posisi ke-6 meningkat hingga 1600 persen. Diikuti oleh sirup pada posisi ke-8 dengan peningkatan hingga 1000 persen dan kurma pada posisi terakhir dengan total peningkatan hingga hampir 800 persen.

Berbeda dengan Indonesia, di Malaysia dan Singapore parfume menduduki peringkat atas yang minat belinya meningkat pada bulan Ramadhan. Parfum menduduki peringkat kedua di Malaysia dengan total peningkatan hingga 6100 persen. Parfum menduduki peringkat pertama di Singapore dengan peningkatan presentase hingga 6000 persen.

Di Malaysia, lima produk dengan peningkatan minat beli tertinggi yaitu kategori skincare, parfum, oven, baju melayu dan sofa. Sedangkan di Singapura, lima kategori produknya adalah parfum, suplemen, kompor induksi, baju kurta dan kopi.

Beri Komentar