Hore! IKEA Sentul City Sudah Resmi Dibuka

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 28 November 2019 19:36
Hore! IKEA Sentul City Sudah Resmi Dibuka
Perusahaan furnitur kini ada di Bogor.

Dream - Kabar baik untuk warga Bogor dan kota satelit di sekitar ibukota Jakarta. Perusahaan furnitur asal Swedia, IKEA, telah resmi membuka toko keduanya di Indonesia yang terletak di kawasan bisnis kompleks Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk, Patrik Lindvall, sengaja membuka gerai baru IKEA di Sentul untuk memenuhi kebutuhan furnitur masyarakat Bogor dan sekitarnya.

IKEA Sentul City dibangun di atas tanah seluas 15.345 meter persegi. Pengunjung yang datang membawa mobil tak perlu khawatir kehabisan tempat parkir. IKEA Sentul telah dilengkapi fasilitas parkir yang bisa menampung 700 kendaraan.

Untuk memanjakan pengunjung, IKEA Sentul mempekerjakan lebih dari 220 pekerja.

Seperti gerai IKEA lainnya, pengunjung bisa menemukan ragam inspirasi untuk mendekorasi rumahnya. IKEA Sentul menyediakan 30 solusi ruang inspirasi perabotan rumah tangga dan berbagai pilihan produk perabotan rumah.

Fasilitas lainnya, pengunjung bisa makan di restoran IKEA. Ada beragam menu khas Swedia, misalnya bakso daging ala Swedia.

Tak seluruhnya produk yang dijajakan berasal dari negeri di Eropa itu, IKEA Sentul juga menyediakan Teras Indonesia yang merupakan ruang untuk produk-produk buatan Indonesia yang diperkenalkan dan dijual oleh UMKM setempat.

Namun kamu harus bersabar untuk melihat furnitur karya putra Indonesia. Teras Indonesia baru akan dibuka pada Januari 2020.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan kehadiran IKEA di Sentul City bisa menjadi kebanggaan warga Kabupaten Bogor. “ Selain bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat, IKEA juga sebagai lapangan pekerjaan untuk warga Bogor,” kata dia.

(Laporan : Diah Tamayanti)

1 dari 5 halaman

IKEA Siapkan Kendaraan Listrik untuk Pengiriman

Dream – IKEA Group di beberapa negara, seperti Amsterdam, Los Angeles, Paris, Shanghai, dan New York, ingin menggunakan jasa pengantaran barang ke rumah menggunakan kendaraan listrik atau kendaraan 0 emisi. Perusahaan furniture asal Swedia ini ingin mewujudkan target itu pada 2020.

Dilansir dari Carscoops, Jumat 21 September 2018, setelah bergabung dengan EV100 pada 2017—sebuah inisiatif global yang digagas oleh The Climate Group— Ikea berkomitmen pada transisi menuju kendaraan listrik pada 2030.

“ Kami menantang diri sendiri dan menginspirasi orang lain. Perubahan yang dibutuhkan dapat dicapai secara bersama-sama,” kata CEO IKEA, Jesper Brodin.

Brodin mengatakan pihaknya mempercepat transisis penggunakan mobil listrik di lima kota di atas.

 

 © Dream

 

Target selanjutnya perusahaan adalah menyediakan akses ke stasiun pengisian kendaraan listrik di semua toko IKEA di 30 pasar pada 2020. Lalu, mengurangi separuh emisi relatif dari rekan kerja dan pelanggan yang bepergian ke tokonya pada tahun 2030.

“ Dengan beralihnya ke kendaraan listrik untuk home delivery, IKEA memberikan contoh yang kuat untuk transportasi bersih di pusat kota,” kata CEO The Climate Group, Helen Clarkson.

Clarkson mengatakan pelanggan IKEA juga berperan penting dalam mempercepat peluncuran kendaraan listrik secara keseluruhan.

(ism)

2 dari 5 halaman

Tas Plastik Biru Ikea Naik Kelas, Jadi Mewah dan Bergengsi

Dream - Totebag atau tas jinjing biru Ikea semakin populer setelah produsen tas kenamaan, Balenciaga, menjual tas yang memiliki sangat mirip. Tetapi, tas itu dijual dengan harga 1.672 pounsterling, setara Rp28 juta. 

Tas mewah tersebut turut mendongkrak pamor tas jinjing Ikea yang sebenarnya hanya berharga puluhan ribu rupiah saja. Peristiwa itu menginspirasi Ikea untuk berinovasi mengubah tas tersebut menjadi tas Frakta bernilai tinggi sebagai aksesoris fashion high end.

Ikea menilai sekarang waktunya mengangkat tas Frakta menjadi fashion kelas atas.

Belum lama ini, retail furnitur asal Swedia tersebut berkolabborasi dengan Virgil Abloh yaitu pendiri dan perancang Off-White mengubah tas biru berukuran besar secara keseluruhan.

 Virgil Abrol© dream.co.id

Ini tentu menjadi sebuah kejutan besar karena Virgil Abloh dikenal sebagai orang yang suka merancang produk minimalis, berestetika dan aesthetic. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan tas plastik biru milik Ikea itu.

Virgil Abloh juga menjabat sebagai direktur seni untuk Watch the Throne dan merupakan teman baik Kanye West.

Jadi banyak orang berharap perancang Yeezy-esque mengambil peranan dalam merancang totebag itu. Beberapa juga menyarankan agar dibuat dalam tone yang netral, bukan biru.

 Ikea© dream.co.id

Lalu desainnya juga dibuat lebih ramping dan sederhana, namun tetap cukup untuk memuat semua barang laiknya tas biru tersebut.

W Magazine melaporkan tas itu sebetulnya berbentuk sama dengan Frakta klasik. Tapi terbuat dari kardus yang dihiasi dengan kata 'Sculpture' di sampingnya.

Belum jelas bagaimana akhir desain tas itu nantinya, tapi akan ada prototipe yang disatukan dengan pita berwarna cerah.

Dalam sebuah pernyataan resmi Virgil menjelaskan ia menafsirkan ulang tas itu sebagai penanda fase kedewasaan seseorang.

" Mereka pergi berbelanja sendiri dan memiliki selera sendiri pada barang pertama yang dibelinya. Saya tertarik untuk memikirkan bagaimana pembelian tersebut diinformasikan," tutur Virgil.

 

[crosslink_1]

3 dari 5 halaman

Reaksi IKEA Tahu Tas Mahal Disebut Mirip Kantong Belanjanya

Dream - Dua merek yang sangat berbeda, Balenciaga dan Ikea menjadi berita utama dan bahan meme di internet sepekan terakhir. Hal itu bermula saat orang-orang menemukan tas jinjing besar seharga US$ 1.145 dolar, sekitar Rp 15 juta, yang dikeluarkan Balenciaga sangat mirip dengan 99 cent tote bag milik perusahaan furniture itu.

Akhirnya perusahaan asal Swedia itu mengeluarkan pernyataan resmi untuk membantu konsumen yang ingin membedakan tas Ikea yang asli dengan tas Balenciaga.

Sebuah unggahan di Instagram, memberi empat petunjuk bagi konsumen. Pertama, kocoklah! jika itu sangat mengganggu maka itu adalah tas yang benar. Kedua, tas sangat multi fungsi bisa untuk membawa perlengkapan hoki, sepeda dan bahkan air.

 Acnecollective© Dream.co.id

Selanjutnya, kamu bisa melemparkan kotoran ke tas itu dan akan langsung bersih saat disemprot dengan selang air taman. Terakhir, tas yang asli akan tertempel label harga 0,99 dolar.

Kisah serupa juga pernah terjadi pada 2007 silam saat Louis Vuitton mengambil tas binatu biasa yang berhara 1-2 dolar menjadi produk couture berharga premium.

Lalu pada 2014, perancang Ashish Gupta dari London mengubah tas belanjaan plastik menjadi sequined statement piece berharga fantastis.

 Acnecollective© Dream.co.id

Guta berkomentar bahwa hal itu merupakan penghormatan pada desain klasik dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih awet dan berkelas.

Sedangkan bagi Hindmarch, ini adalah bentuk penghormatan terhadap tas belanja Ikea. Hampir dimana pun kita berjalan-jalan akan menemukan orang menggunakan taas biru ini. Desainnya yang produktif dan berguna memuat barang banyak dengan kualitas yang kokoh sangat pantas dihargai.(Sah)

[crosslink_1]

4 dari 5 halaman

IKEA Bantu Jual Karpet Buatan Pengungsi Suriah

Dream – Raksasa perusahaan furnitur asal Skandivania, IKEA, akan membantu pengungsi Suriah untuk menjual karpet. Perusahaan ini akan merealisasikan bantuannya pada 2019.

Dilansir dari Business Insider, Kamis 9 Februari 2017, produk yang dibantu IKEA bukan hanya karpet, melainkan juga produk tekstil lainnya.

 

 © Dream

 

Perusahaan ini memprediksi inisiatif ini akan membuka lapangan pekerjaan untuk pengungsi Suriah yang tinggal di Yordania—mayoritas pengungsi Suriah adalah perempuan, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 200 orang.

5 dari 5 halaman

Gandeng Lembaga Nonprofit

Untuk merealiasasikan proyek ini, IKEA menggandeng sebuah lembaga nonprofit yang fokus terhadap isu-isu perempuan.

Sebenarnya, bantuan yang diberikan IKEA kepada Suriah bukanlah yang pertama. Pada tahun 2015, perusahaan ini telah memberikan bantuan berupa tenda untuk para pengungsi di Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Lalu, mereka juga memberikan donasi sebesar US$33,1 juta atau sekitar Rp440,22 miliar kepada Divisi Pengungsi PBB.

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Yordania telah menerima 665 ribu pengungsi Suriah. Banyaknya pengungsi ini memungkinkan mereka sulit mendapatkan pekerjaan. (Ism) 

[crosslink_1]

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna