Dulu Saling Tuntut, Kini Elon Musk Jadi Beli Twitter?

Reporter : Okti Nur Alifia
Kamis, 6 Oktober 2022 06:46
Dulu Saling Tuntut, Kini Elon Musk Jadi Beli Twitter?
Musk akan kembali membeli dengan harga awal yang dahulu disepakati sebesar US$54,20 per saham.

Dream - Kabar antara Twitter dan Elon Musk kembali mencuat. Setelah sebelumnya banyak perselisihan hingga berujung saling gugat, kini bos Tesla disebut mengirim surat ke Twitter untuk menindaklanjuti kembali kesepakatan pembelian perusahaan.

Dikutip dari CNN, Rabu 5 Oktober 2022, Musk akan kembali membeli dengan harga awal yang dahulu disepakati sebesar US$54,20 per saham.

Dalam surat itu, sambil menunggu penerimaan pembiayaan utang untuk kesepakatan, Musk juga mengatakan akan melanjutkan akuisisi dengan persyaratan aslinya. Musk juga menginginkan proses penundaan hukum dari Delaware Chancery Court.

1 dari 4 halaman

Kabar ini ditanggapi seorang juru bicara Twitter kepada CNN yang membenarkan bahwa perusahaan menerima surat dari Musk, pemilik perusahaan SpaceX ini berniat melakukan pembelian Twitter seharga deal di awal.

" Membeli Twitter adalah akselerator untuk menciptakan X, aplikasi segalanya," kata Musk dalam cuitannya.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg pada hari Selasa. 

Rencana pembelian Twitter dari Elon Musk memang sempat mencuri perhatian dunia, namun dia membatalkannya.

Pembatalan itu dipicu saat Elon Musk menganggap perusahaan Twitter  membuat pernyataan menyesatkan atas jumlah bot spam yang ada di platform-nya. 

2 dari 4 halaman

Elon Musk Sindir Twitter dengan Cuitan Meme, Apa Isinya?

Dream - Twitter telah secara resmi mengajukan gugatan kepada Elon Musk setelah CEO Tesla itu membatalkan kesepakatan pembelian media sosial tersebut.

Dalam gugatan yang dilayangkan di pengadilan Delaware, Amerika Serikat, Twitter memperlihatkan bukti pesan yang dikirim Musk kepada CEO dan CFO Twitter. 

Isi pesan tersebut menyatakan bahwa pengacara Twitter berusaha menciptakan masalah dengan mencari informasi tentang pembiayaan akuisisi Musk atas perusahaan. 

Mengutip dari Gizchina, pada 28 Juni 2022, Musk mengirim pesan kepada CEO Twitter, Parag Agrawal dan CFO Ned Segal, “ Pengacara kalian memanfaatkan percakapan ini untuk membuat masalah. Ini harus dihentikan" . 

 

   

3 dari 4 halaman

Twitter Ingin Elon Musk Tidak Melanggar Kewajiban

Pesan itu sebenarnya balasan untuk Twitter yang menginginkan informasi dari pria bernama lengkap Elon Reeve Musk itu tentang caranya mendapatkan uang untuk menyelesaikan pembelian.

Pada bulan April 2022, Musk setuju untuk membeli Twitter seharga US$44 miliar atau senilai Rp635 triliun. Namun, beberapa tweet dari Musk menimbulkan kecurigaan bahwa ia membatalkan rencana untuk mengakuisisi Twitter.

Menurut Twitter, Elon Musk seharusnya tetap pada akhir kesepakatan dan tidak melanggar kewajibannya. Namun, CEO Tesla, Elon Musk tidak berpendapat demikian. 

 

4 dari 4 halaman

Meme Elon Musk Tentang Twitter

Sejak itu, Twitter mengumumkan bahwa mereka akan membawa masalah ini ke pengadilan jika perlu untuk memaksa Musk menyelesaikan kesepakatan. 

Namun, ancaman itu tidak cocok dengan Musk. Elon justru membuat cuitan yang menyindir Twitter dengan memposting sebuah meme. Dia menulis empat kalimat yang mengungkapkan bahwa Twitter menyembunyikan beberapa informasi yang dibutuhkan Musk.

elon musk© (Foto: Twitter/elonmusk)

“ Mereka bilang saya tidak bisa membeli Twitter. Kemudian mereka tidak akan merilis informasi (akun spam dan bot). Sekarang mereka ingin memaksa saya untuk membeli Twitter di pengadilan. Sekarang mereka harus merilis informasi bot di pengadilan.”

Beri Komentar