Kisah Inspiratif Mitra Driver Gojek Diangkat Jadi Novel

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 15 Januari 2020 07:12
Kisah Inspiratif Mitra Driver Gojek Diangkat Jadi Novel
Ada cerita yang mengharukan yang dituang ke dalam karya sastra itu.

Dream - Usai membuat novel “ Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”, sang penulis, Marchella FP, berkolaborasi dengan Gojek Indonesia. Kedua pihak akan  mendokumentasikan keseharian mitra pengemudi dalam buku “ Nanti Kita Cerita Tentang Gojek”.

Vice President Corporate Affairs Gojek, Michael Say, mengatakan ada 79 ribu percakapan yang terjadi di media sosial tentang mitra pengemudinya. Dikatakan bahwa mitra pengemudi itu memberikan kisah yang inspiratif dan layanan yang prima.

Untuk mendapatkan beragam cerita menginspirasi tersebut, Gojek akan memantau kisah-kisah mitra pengemudi yang diceritakan di media sosial Twitter.

“ Dari situlah kami mengangkat cerita-cerita driver yang inspiratif,” kata dia di Jakarta, Selasa 14 Januari 2020.

Michael mengatakan capaian ini menunjukkan konsumen mempercaya mitra pengemudi Gojek dan merasa mudah, aman, dan nyaman saat menggunakan layanan tersebut.

1 dari 6 halaman

Driver Gojek Tak Hanya `Tukang Ojek`

Sementara itu, Marchella mengatakan buku “ Nanti Kita Cerita Tentang Driver Gojek” berkonsep sama dengan “ Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”. Dia berbicara langsung kepada para mitra pengemudi dan merasakan kisahnya.

“ Aku coba ngobrol langsung dengan satu per satu driver. Dengar cerita mereka sedih banget,” kata dia.

Marchella tersadar bahwa mitra pengemudi tak hanya sekadar tukang ojek. “ Tapi, mereka adalah salah satu yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.

Yang tersulit dalam menulis novel ini, lanjut Marchella, adalah menuangkan perasaan ke dalam sebuah tulisan dan menggunakan kalimat yang apa adanya.

Dengan novel ini, Michael dan Marchella mengharapkan masyarakat bisa lebih menghargai driver Gojek.

(Sah, Laporan: Michelle Rachel Evangelista Maramis)

2 dari 6 halaman

Maia Estianty Ditipu Driver Ojek Online, Gojek Buka Suara

Dream - Gojek akhirnya menghubungi Maia Estianty yang mengaku telah ditipu oleh salah seorang driver. Mereka juga sudah menghubungi polisi untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

" Kami telah menghubungi Ibu Maia mengenai kasus ini dan siap membantu agar penipu dapat diusut dan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian," kata Alvita Chen, Senior Manager Corporate Affairs Gojek, dalam rilis yang diterima Dream.

Menurut Alvita, Gojek mengecaam keras penipuan yang diduga dilakukan mitranya. Tindak lanjut terhadap keluhan Maia Estianty merupakan bentuk tanggung jawab Gojek kepada pelanggan.

 

 © Dream

 

" Keamanan pengguna dan mitra adalah prioritas kami dan kami mengecam kasus penipuan berbasis social engineering yang menimpa Maia Estianti dan mitra Gojek Yusdi Alamsyah," tambah Alvita.

Dia mengatakan, selama ini tidak ada pihak Gojek yang meminta kode lewat telepon. Oleh karena itu, Alvita juga mengingatkan kepada pelanggannya untuk lebih berhati-hati.

" Baik perusahaan, mitra Gojek maupun GoFood tidak pernah meminta kode apapun lewat cara apapun. Jika ada keraguan, silahkan hubungi customer service kami," tutur Alvita.

3 dari 6 halaman

Maia Estianty Ditipu Ojek Online

Dream - Maia Estianty mengalami kejadian kurang menyenangkan. Ibu dari Al, El, dan Dul ini mengaku telah ditipu driver ojek online saat memesan barang.

Kata Maia, barang yang dipesan justru tidak sampai di rumah. Namun uang yang ada di dalam akun uang elektroniknya malah dikuras habis sang driver.

" Sudah kedua kalinya ditipu sama driver @gojekindonesia, gopay ke kuras 2x, gimana nih gojek?,"  ujar Maia dalam insta storiesnya.

Dalam foto yang diunggah, terlihat barang yang dipesan Maia bernilai Rp 800 ribu. Dan ini bukan kejadian pertama yang dialami istri Irwan Mussry ini.

Karena sudah beberapa kali mengalami kejadian seperti ini, Maia menyimpan nomor ponsel si driver yang diduga pelaku sindikat. " Ini mah dah sindikat gopay lah ya,"  kata Maia lagi.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Gojek maupun Gopay terkait dugaan penipuan yang menimpa juri Indonesian Idol season 10 itu.

4 dari 6 halaman

Berikut Unggahan Maia Estianty Soal Driver Penipu

 Unggahan Maia Estianty Ditipu Ojek OnlineUnggahan Maia Estianty Ditipu Ojek Online © Foto: Instagram @maiaestiantyreal

(Foto: Instagram @maiaestiantyreal)

 

 Unggahan Maia Estianty Ditipu Ojek OnlineUnggahan Maia Estianty Ditipu Ojek Online © Foto: Instagram @maiaestiantyreal

(Foto: Instagram @maiaestiantyreal)

 

 Unggahan Maia Estianty Ditipu Ojek OnlineUnggahan Maia Estianty Ditipu Ojek Online © Foto: Instagram @maiaestiantyreal

(Foto: Instagram @maiaestiantyreal)

5 dari 6 halaman

Mantan Ilmuwan NASA Gabung dengan Gojek

Dream - Gojek menunjuk mantan insinyur Badan Antariksa dan Penerbangan (NASA) George Do sebagai kepala keamanan informasi. Do mulai efektif mengisi jabatan tersebut pada September 2019.

Dilaporkan Tech In Asia, Do bertanggung jawab pada strategi keamanan informasi dan manajemen tata kelola Gojek.

 

 © Dream

 

Sebelum diangkat sebagai karyawan GoJek, Do disebut punya peran penting di Equinix, perusahaan investasi real estate yang terdaftar di Nasdaq.

Do mengembangkan dan memimpin Program Keamanan Informasi Global pertama Equinix yang bertujuan untuk mengelola risiko keamanan perusahaan.

 

6 dari 6 halaman

Melindungi Aset Perusahaan

Sebagai seorang insinyur keamanan informasi di NASA, dia ditugaskan untuk menyelidiki insiden serangan keamanan dan melindungi aset informasi pemerintah.

Dia juga memimpin peran kepemimpinan keamanan di beberapa perusahaan teknologi termasuk CenturyLink, TiVo, dan Exodus.

“ Saya berharap dapat bekerja sama dengan rekan-rekan baru saya untuk mengubah, meningkatkan skala, dan program keamanan informasi global Gojek di masa depan. Kunci untuk itu adalah membangun dan memelihara kepercayaan keamanan dengan semua pemangku kepentingan dan mengelola risiko keamanan siber dengan tingkat toleransi yang dapat diterima,” kata Do.

Do akan melapor kinerjanya ke Ajey Gore, kepala teknologi Gojek. " Ketika sebuah perusahaan tumbuh secepat milik kita, perusahaan harus terus meningkatkan keamanan informasinya untuk memastikan bisnis dapat terus beroperasi dan pengguna dapat terus percaya bahwa informasi mereka aman bersama kita," kata Gore.

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak