Kisah TKI Menyambi Asuh Kucing di Amerika, Kerja Santai Bawa Pulang Rp1,5 Juta Semalam

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 29 September 2022 18:47
Kisah TKI Menyambi Asuh Kucing di Amerika, Kerja Santai Bawa Pulang Rp1,5 Juta Semalam
Untuk pekerjaan yang terbilang cukup santai dan tidak memerlukan keterampilan khusus, gaji yang didapatkan terbilang cukup besar, yakni Rp1,5 juta per malam.

Dream - Kucing sering menjadi sorotan karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Di Indonesia, perawatan sehari-hari kucing biasa dilakukan oleh sang pemilik.

Berbeda dengan di luar negeri, salah satunya Amerika Serikat. Di sana, terdapat pekerjaan untuk menjaga kucing dengan gaji yang cukup besar.

Lowongan pekerjaan untuk mengurus kucing ini biasanya dimulai ketika Amerika Serikat mulai memasuki musim gugur.

1 dari 5 halaman

Di musim ini, masyarakat menjadi sangat sibuk sehingga banyak pemilik hewan peliharaan yang akan menitipkan kucing kepada para perawat harian.

Momen ini ternyata menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk menambah penghasilan.

Ada beberapa TKI yang terjun ke industri tersebut, di antaranya adalah Daden dan Juju. Keduanya mengungkapkan bahwa pekerjaan unik yang mereka jalani cenderung santai.

2 dari 5 halaman

" Enak banget sih sebetulnya sebab nggak ngapa-ngapain. Datang, tidur. Cuma pindah tidur doang tapi dibayar," kata Deden, dikutip dari Liputan6.com.

Di Amerika Serikat, Deden dan Jujur berprofesi sebagai house sitter dan cat sitter atau pengasuh kucing. Profesi tersebut telah dilakoni keduanya selama belasan tahun.

House sitter sendiri mirip seperti asisten rumah tangga (ART). Tugasnya membersihkan rumah, menyiram tanaman, memastikan surat-surat tidak menumpuk di kotak surat, dan mengurus hewan peliharaan. Periode bertugas menjadi house sitter pun beragam.

3 dari 5 halaman

" Beda-beda. Ada yang minta dua minggu. Ada yang satu minggu. Kadang-kadang satu bulan," kata Daden.

Untuk pekerjaan yang terbilang cukup santai dan tidak memerlukan keterampilan khusus, gaji yang didapatkan Daden dan Juju terbilang cukup besar, yakni Rp1,5 juta per malam.

" Jaga rumah itu kan nggak ditentuin. Kita nggak kasih harga ke mereka. Cuma mereka kasih paling kecil Rp750 ribu per malam. Kadang-kadang ada yang Rp1,1 juta. Ada juga yang ngasih Rp1,5 juta per malam," ungkapnya.

4 dari 5 halaman

Ilustrasi© Shutterstock

Baik Daden dan Juju mengungkapkan jika upah yang diterima di luar uang makan. Pemilik rumah kerap menyiapkan bahan pangan, aneka permainan, dan akses hiburan di televisi agar para house sitter tidak bosan.

Selain Daden dan Juju, ada juga Susie Jaiman yang menerima jasa sebagai cat sitter. Ia dapat mengurus kucing yang sehat maupun yang sakit.

5 dari 5 halaman

Pekerjaanya meliputi menyediakan makanan kucing, membersihkan kotorannya, menyediakan obat, dan membersihkan pasir kucing dengan menggunakan alat vacuum.

Tugas tersebut dapat diselesaikan Susie dalam waktu 30 menit. Dalam 10 kali kerja, ia menerima rata-rata Rp7,5 juta atau Rp1,5 juta per jam. Bahkan beberapa kali, ia pernah mendapatkan bayaran yang lebih tinggi.

Selain upah yang tinggi, para house sitter dan cat sitter juga berkesempatan untuk mendapatkan bonus dari pemilik rumah, jika rumah dan peliharaan mereka bersih dan terawat.

Beri Komentar