Ngakak! `Perang Dagang` Gibran Vs Kaesang Gara-gara Cucu Jokowi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 Agustus 2018 12:30
Ngakak! `Perang Dagang` Gibran Vs Kaesang Gara-gara Cucu Jokowi
Kaesang dan Gibran memang punya bisnis masing-masing.

Dream – Dua anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, sama-sama punya bisnis kuliner. Gibran punya bisnis martabak, Markobar, dan katering Chili Pari.

Kaesang punya bisnis nugget pisang, Sang Pisang.

Tapi, mereka punya cara unik untuk menaikkan brand masing-masing. Yaitu, “ berantem” di dunia maya.

Ini bermula dari akun Twitter Kaesang, @kaesangp, dikutip Dream, Senin 20 Agustus 2018, yang ditanya seorang warganet tentang keponakannya, Jan Ethes Srinarendra. Ya, anak Gibran ini menjadi idola baru di dunia maya setelah tampil di upacara bendera 17 Agustus 2018 di Istana Negara, Jakarta.

Baca juga: Kaesang Pangarep Antar Langsung Undangan Pernikahan ke SBY

“ Gimana tanggapannya ketika Ethes menjadi idola baru?” tanya pengguna Twitter berakun @dellaregita1.

Kaesang menjawab, “ Saya lagi menularkan kegantengan saya ke keponakan saya,” cuit dia.

Tak berapa lama, anak bungsu Jokowi ini mencuit lagi. 

1 dari 2 halaman

Gibran dan Kaesang `Perang Dagang`

Kaesang menyebut ketampanan Jan Ethes berkat makan pisang nugget-nya, Sang Pisang, bukan martabak sang ayah.

“ Kegantengan keponakan saya, Ethes, karena efek makan Sang Pisang, bukan Markobar,” cuit dia.

 

Ayah Jan Ethes, Gibran, mencuit ulang pernyataan Kaesang. Putra sulung Jokowi seolah tidak terima dengan pernyataan adiknya.

“ Nggak usah sombong. Akunmu di-hack, nangis,” cuit dia dalam bahasa Jawa, dikutip dari akun @Chilli_Pari.

 

2 dari 2 halaman

Warganet Tertawa

“ Pertengkaran” kakak beradik ini membuat warganet tertawa. Mereka menganggap cara “ berantem” Gibran dan Kaesang ini lucu.

“ Gue demen sama mereka berdua. Asik banget sama kayak bapaknya,” cuit @caitlinlauretta.

“ Pakde @jokowi, tolong anaknya gelut nih,” cuit @682Wiwie.

“ Udah, tinggal lempar-lemparan martabak sama pisang,” cuit @Agus0381A dalam bahasa Jawa.

Malah ada yang menganggap cara Kaesang dan Gibran ini bertujuan untuk promosi dagangannya masing-masing.

“ Gelut yang berfaedah (mengangkat brand),” cuit @FahmiSeptiyanto.

“ Utamakan Persatuan. Coba bikin markobar rasa Sang Pisang,” cuit @bbsatya

Beri Komentar