BSI Ukir Sejarah Pembayaran Zakat Rp122,5 Miliar, 82% Berasal dari Laba Perusahaan

Reporter : Alfi Salima Puteri
Sabtu, 16 April 2022 07:00
BSI Ukir Sejarah Pembayaran Zakat Rp122,5 Miliar, 82% Berasal dari Laba Perusahaan
Dari total pembayaran zakat itu, sebesar Rp101,5 miliar diantaranya merupakan zakat yang dikeluarkan dari laba perusahaan. Sementara lebih dari Rp21 miliar lainnya merupakan zakat non perusahaan.

Dream - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunaikan pembayaran zakat perusahaan senilai Rp122,5 miliar kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Nilai zakat yang dibayarkan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp94 miliar.

Dari total pembayaran zakat itu, sebesar Rp101,5 miliar diantaranya merupakan zakat yang dikeluarkan dari laba perusahaan. Sementara lebih dari Rp21 miliar lainnya merupakan zakat non perusahaan.

" Zakat perusahaan tahun ini mengalami peningkatan karena laba BSI yang meningkat pada 2021. Alhamdulillah, zakat perusahaan BSI ini pun menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia," kata Direktur Utama BSI Hery Gunardi, dilansir dari Liputan6.com, Rabu, 13 April 2022.

1 dari 1 halaman

Hery berharap naiknya kontribusi zakat BSI akan semakin memberikan nilai lebih peran bank syariah bagi umat dan penerima zakat sesuai asnaf.

Laba bersih BSI pada 2021 dilaporkan mencapai Rp3,03 triliun atau naik 38,42 persen secara tahunan (year on year). Salah satu pemicu pertumbuhan kinerja keuangan tersebut adalah peningkatan kinerja layanan perbankan dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga, pembiayaan, serta tumbuhnya transaksi digital BSI.

Selain itu, Hery menyebutkan, peningkatan zakat perusahaan tak terlepas dari dukungan masyarakat kepada BSI, sehingga zakat yang dikeluarkan meningkat dan diharapkan mampu memberikan seluas-luasnya bagi kemaslahatan dan manfaat.

BSI juga terus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan menunaikan kewajibannya dalam berzakat melalui layanan BSI Mobile agar masyarakat dapat menunaikan zakatnya dimanapun dan kapanpun.

" Kami ingin mempertahankan dan terus menumbuhkan kinerja positif ini agar kami bisa menjadi tokoh utama dalam pengembangan ekonomi syariah di Tanah Air. Dengan hadirnya BSI, ekonomi syariah bukan sekadar alternatif, namun menjadi salah satu pondasi utama perekonomian Indonesia," ujarnya..

Beri Komentar