Layanan WhatsApp Banking Bank Syariah Pertama Dirilis

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 9 April 2019 17:15
Layanan WhatsApp Banking Bank Syariah Pertama Dirilis
Kini, nasabah bank Emirates Islamic bisa bertransaksi perbankan via WhatsApp.

Dream – Bank Emirates NBD dan unit syariahnya, Emirates Islamic, mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi perbankan. Nasabah dari bank asal Uni Emirat Arab (UEA) itu bisa bisa bertransaksi hanya melalui chat WhatsApp.

Dikutip dari Khaleej Times, Selasa 9 April 2019, bank terbesar di Dubai ini memperkenalkan WhatsApp Banking. Fitur ini mengizinkan nasabah untuk mengecek saldo rekening dan riwayat lima transaksi terakhir. Plus, bisa mengecek saldo kartu kredit dan permintaan penerbitan cek baru.

Bagi perbankan syariah, layanan WhatsApp Banking ini terbilang baru. Hal ini dikatakan oleh Deputy CEO For Consumer Banking and Wealth Management Emirates Islamic, Wasim Saifi.

“ Sebagai bank syariah pertama yang meluncurkan fitur WhatsApp banking di dunia, kami terus memperkuat posisi sebagai inovator dan pelopor digital,” kata Saifi.

Senior Executive Vice President and Head of Retail Banking and Wealth Management di Emirates NBD, Suvo Sarkar, mengatakan semakin banyak nasabah yang beralih ke layanan perbankan online dan mobile banking. Layanan perbankan melalui WhatsApp sangat mudah.

“ WhatsApp itu sederhana, mudah, rahasia untuk berkomunikasi dengan orang lain,” kata Sarkar.

Untuk bisa menggunakan layanan ini, nasabah bisa mengirimkan SMS “ WhatsApp” ke nomor registrasi yang telah disediakan perusahaan. Nasabah juga bisa berlanggananan melalui online dan mobile banking.

1 dari 1 halaman

Mengapa WhatsApp?

Data industri menyebut aplikasi ini merupakan platform media sosial yang paling populer di Uni Emirat Arab. Kemudian, diikuti oleh Facebook, Skype, SnapChat, dan WeChat. Fitur-fitur ini digunakan oleh perbankan untuk berinteraksi dengan nasabahnya.

Bank di daerah itu memastikan layanan WhatsApp Business telah dienksripsi. Tujuannya untuk memberikan keamanan dan keselamatan informasi nasabah.

Bicara tentang layanan digital, perbankan menanamkan modal yang tak sedikit. Misalnya, Emirates NBD yang menanamkan modalnya senilai 1 miliar dirham (Rp3,85 triliun) untuk layanan digital.

Untuk memperkuat layanan digital, misalnya, Emirates NBD berinvestasi senilai US$1 miliar dan Mashreq Bank akan berinvestasi 500 juta dirham (Rp1,93 triliun). Di Uni Emirat Arab, layanan WhatsApp banking terbilang baru. Layanan serupa juga ada diluncurkan bank-bank di beberapa wilayah India.

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary