Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Dream - Usai sukses besar dalam lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), pemerintah kembali mencari utang baru. Kali ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana melelang Surat Utang Negara (SUN).
Mengutip laman djppr.kemenkeu.go.id, Kamis, 24 Maret 2016, pemerintah akan melelang empat seri SUN dalam mata uang rupiah dengan target indikatif mencapai Rp 12 triliun. Bahkan pemerintah yakin utang ini bisa laku dengan memasang target maksimal hingga Rp 18 triliun.
Empat seri SUN yang akan dilelang tersebut adalah SPN12170302, FR0056, FR0073, dan FR0072. Tingkat kupon yang ditawarkan bervariasi dari 8,25000 persen sampai 8,75000 persen.
Sementara seri SUN yang jatuh tempo paling pendek diberikan SPN12170302.
Lelang sendiri akan dilangsungkan pada Selasa, 29 Maret 2016 mulai pukul 10.00-12.00 WIB. Dengan tanggal setelmen pada 31 Maret 2016.
Seluruh hasil penjualan empat seri SUN ini akan digunakan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2016.
Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka dengan menggunakan metode harga beragam (multiple price).
Pemerintah mempunyai memiliki hak untuk menjual keempat seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta rupiah.