Pabrik Perakitan Mobil (www.merdeka.com)
Proyek Mobil Nasional (Mobnas) bukan hanya mimpi negara berkembang, seperti Indonesia. Negara kaya sekelas Arab Saudi pun menyimpan impian membuat sendiri kendaraan dengan merek lokal.
Tanpa banyak basa-basi dan perdebatan di parlemen, niat pemerintah Saudi ini kemungkinan segera terwujud. Menggandeng perusahaan Malaysia, mereka bersiap membangun pabrik perakitan mobil.
Mengutip arabianbusiness, pemerintah Arab Saudi dan pebisnis Malaysia bakal membangun pabrik di Damman, timur laut Riyadh. Targetnya, 2007 sudah beroperasi. Mereknya sudah mereka pilih : Meeya.
Rashed Othman Jawhar yang menjadi Chairman Saudi Malaysian Industrial Development Holding Company mengatakan, target produksi Meeya 300 ribu unit saban tahun. Selain Malaysia, pabrik baru yang diharapkan menyerap 2.000 tenaga kerja ini akan menggandung pabrikan dari China, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan.
Rashed yakin pabrik perakitan mobil ini pada 36 bulan perdana bisa mencapai target 50 ribu unit. Rencananya, Meeya akan dilepas dalam tiga model dengan harga jual berkisar US$ 11.999 (sekitar Rp 144 juta) hingga US$ 32.000 (sekitar Rp 360 juta) per unit.
Harga ini bisa ditekan hingga separuhnya kalau pemerintah Saudi mendukung proyek ini. “ Dukungan yang diharapkan berupa lahan dan fasilitas lain,” kata Rashed.
Kementerian Perdagangan dan Industri Arab Saudi mengaku telah memberikan lampu hijau untuk pelaksanaan studi kelayakan. Dalam sebuah kesempatan, pemerintah mengatakan investasi pembangunan pabrik Mobnas ini bakal mencapai US$ 2 miliar (sekitar Rp 23 triliun).
Advertisement