Menag Perkirakan Potensi Nilai Kurban 2020 Turun

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 30 Juli 2020 06:33
Menag Perkirakan Potensi Nilai Kurban 2020 Turun
Potensi kurban tahun ini diprediksi mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, mengingat masih adanya pandemi Covid-19.

Dream - Menteri Agama, Fachrul Razi, menyatakan kurban di hari raya Idul Adha merupakan cerminan dari jiwa agamis bangsa Indonesia. Sebab, amalan ini sudah melekat pada bangsa sejak Islam tersebar di Nusantara.

" Bangsa Indonesia adalah bangsa agamis, di mana ibadah kurban sudah membumi sejak Islam hadir di Nusantara ini. Ibadah kurban merupakan sebuah refleksi ketakwan dan kesalehan sosial seorang Muslim," ujar Fachrul, dikutip dari Kemenag.

Fachrul mengatakan saat ini tingkat konsumsi daging di Indonesia masih cukup rendah, hanya sebanyak 2,6 kilogram per kapita. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam yang telah mencapai 4,5 kilogram per kapita.

" Konsumsi daging masyarakat Indonesia rata-rata berkisah 2,6 kilogram per kapita sementara negara lain sudah mencapai 4,5 kilogram per kapita," kata Fachrul.

Dia pun berharap ibadah kurban dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Tidak sekadar bernilai ibadah namun juga meningkatkan konsumsi daging halal sekaligus menguatkan ekonomi umat.

1 dari 1 halaman

Mengutip hasil survei Indonesia Development and Islamic Studies, Fachrul mengatakan potensi kurban pada 2019 mencapai Rp28,4 triliun, setara 181 ribu ton daging. Sementara, jumlah masyarakat yang ikut berkurban di tahun tersebut mencapai 3,5 juta jiwa.

Sedangkan pada 2020 di tengah pandemi Covid-19, proyeksi kurban mengalami penurunan menjadi Rp20,5 triliun. Potensi ini dihitung dari jumlah pengkurban yang diperkirakan sebanyak 2,3 juta.

" Potensi kurban yang relatif tinggi memerlukan pengelolaan yang terencana, terpola, amanah dan profesional agar melahirkan nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat serta sangat membantu pemberdayaan peternak lokal, swasembada daging halal dan mengurangi impor ternak di Tanah Air," terang Fachrul.

Untuk meningkatkan kembali manfaat berkurban, Fachrul bersama Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla, mencanangkan Gerakan Teladan Berkurban Nasional 2020. Gerakan ini digelar serentak untuk menyalurkan hewan kurba di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Beri Komentar