Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi
Dream - Pengembangan surat utang syariah (sukuk) di Indonesia memang cukup menggembirakan. Namun, industri sukuk di Tanah Air masih terhambat beberapa hal salah satunya adalah kurangnya pemahaman soal sukuk.
Bahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut banyak investor yang kesulitan membedakan sukuk dan surat utang konvensional atau obligasi.
" Banyak investor individual yang belum paham soal sukuk. Banyak yang tidak tahu bedanya sukuk dengan obligasi," kata Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Sarjito, dalam acara " 41th Annual Meeting Islamic Development Bank (IDB) Group" di Jakarta, Selasa 17 Mei 2016.
Sarjito mengatakan persepsi pemain pasar pun menjadi tantangan untuk mengembangkan sukuk. Dikatakan bahwa pemain pasar menganggap sukuk lebih mahal daripada obligasi dan sukuk hanya bisa diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan syariah.
Masalah pajak pun menjadi tantangan pengembangan sukuk. Bahkan, Kementerian Keuangan mengatakan, kata dia, pemain pasar meragukan regulasi dan perpajakan sukuk.
" Ini perlu ada kejelasan dan klarifikasi," kata dia.
Yang terakhir, Sarjito mengatakan pasar sekunder sukuk mengalami masalah likuiditas. Hal ini disebabkan oleh investor yang menahan sukuk sebelum jatuh tempo, kurangnya pembuat pasar sukuk, dan bank sentral hanya ingin membeli sukuk repo yang dikeluarkan pemerintah daripada sukuk korporasi.
" (Penerbitan) sukuk ini biasa dilakukan oleh pemerintah, tapi rumit untuk swasta," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang