Merasa Bersalah, Miliarder Minta Gaji Cuma Rp 6680 Setahun

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 12 November 2016 16:02
Merasa Bersalah, Miliarder Minta Gaji Cuma Rp 6680 Setahun
Apa yang membuatnya merasa bersalah?

Dream - Merasa bertanggungjawab dengan kinerja perusahaan yang merugi, seorang miliarder rela memangkas gajinya secara drastis.

Tak hanya si bos, pemotongan gaji juga dikenakan para para petinggi perusahaannya.

Padahal setahun sebelumnya, miliader pemilik perusahaan pembuat mobil elektrik dan Ponsel ini telah habis-habisan menanamkan modal untuk membesarnya bisnisnya.

Khusus untuk si miliarder, dia menegaskan rela hanya diberi gaji sebesar US$ 0,5 atau setara Rp 6680. Gaji itu untuk satu tahun.

 

1 dari 2 halaman

Siapa Miliarder itu?

Siapa Miliarder itu? © Dream

Miliarder yang bergaji superkecil itu bernama Jia Yuenting. Dia adalah konglomerat pemilik bisnis LeEco. Usai habis-habisan melakukan investasi, kini perusahaannya kehabisan uang tunai.

Jia Yuenting yang bercita-cita menjadi salah satu penguasa bisnis teknologi dunia seperti Elon Musk dengan produk Tesla Motors mengakui perusahaan tengah sakit setelah melakukan ekspansi besar tersebut.

Selama ini LeEco memang banyak harus membayar besar ambisinya untuk memimpin bisnis hiburan sampai otomotif. Ini dilakukan setelah perusahaan mendadak menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir.

Jia telah membakar uang dengan mendorong bisnisnya ke luar negeri bahkan sampai pasar Amerika.

LeEco juga sudah melakukan langkah Go Public pada salah satu perusahaan Leshi Internet Information and Technology Beijing. Sayang, harga sahamnya jatuh sampai 4,7 persen.

 

2 dari 2 halaman

Pengorbanan Adik

Pengorbanan Adik © Dream

Meski tengah menghadapi masalah, Jia menegaskan kondisi keuangan perusahaan mampu mengejar pertumbuhan bisnis.

" Kami sudah mulai melihat penyakit perusahaan-perusahaan besar, seperti kinerja pegawai yang menurun dan organisasi yang kegemukan," kata Jia.

Namun untuk menunjang pertumbuhan positif Eco, perusahaan memang harus memotong biaya serta meningkatkan kontrol biaya dan operasional yang lebih efisien.

Bahkan untuk membantu pendanaan dalam bisnis mobil listrik, adik perempuan Jia sampai harus menjual saham perusahaan . Hal sama juga dilakukan Jia.

Selain memotong gaji, Jia juga berjanji akan memberikan perhatian penu pada anak usahanya di bisnis operator TV.

(Sah/fortune.com)

 

Beri Komentar