Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Taipan Hong Kong, Li Kashing. (Foto: Irish Times)
Dream – Miliarder Hong Kong, Li Kashing, memutuskan mundur dari kerajaan bisnis yang telah dibangunnya selama tujuh dekade. Ketika memutuskan pensiun, taipan ini membukukan harta senilai US$53,5 miliar (Rp73,69 triliun).
Pria berusia 89 tahun ini menjadi pria terkaya di Hong Kong dan terkaya ke-23 di dunia versi Forbes.
Dilansir dari CNBC, Selasa 20 Maret 2018, Li pensiun dari jabatannya sebagai pimpinan konglomerasi CK Hutchison dan raksasa properti, CK Asset pada 10 Mei 2018 dan menjadi penasihat senior perusahaan.
Li Kashing menunjuk anak tertuanya, Victor, sebagai sang penerus kerajaan bisnisnya.
“Saya ingin mengungkapkan apresiasi hati saya kepada para pemangku kepentingan yang tidak pernah kehilangan kepercayaan diri dan mendukung selama bertahun-tahun,” kata Li.
Pendiri CK Holdings percaya diri menunjuk putranya sebagai pimpinan perusahaan karena mampu menjalankan perusahaan dengan baik. Li juga merasa bersyukur dan diberkati karena bisa membuat CK Holding, membangun kekayaan untuk pemangku kepentingan, dan berbagi kepada masyarakat.
“Setiap detail punya kesan di hati saya,” kata dia.
Spekulasi Li mundur dari perusahaan sebenarnya sudah muncul dari lama. The Wall Street Journal melaporkan miliarder ini akan pensiun pada 2018. Spekulasi pengunduran diri Li semakin tajam setelah perusahaan-perusahaan Li memberikan laporan kinerja secara serempak.
Saat ini. CK Holdings memiliki cabang di lebih dari 50 negara dan mempekerjakan 300 ribu karyawan secara global. Perusahaan yang bergerak di telekomunikasi, properti, perkapalan, dan ritel ini memiliki nilai kapitalisasi sebanyak US$80 miliar (Rp1.101,93 triliun), berdasarkan data Reuters.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
