6 Mahakarya Arsitektur Dunia yang Terbengkalai, Salah Satunya Ada di Indonesia

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 5 Februari 2021 08:33
6 Mahakarya Arsitektur Dunia yang Terbengkalai, Salah Satunya Ada di Indonesia
Bangunan arsitektur apa saja yang mengalami kondisi memprihatinkan tersebut?

Dream – Alam semesta beserta isinya merupakan Maha Karya Tuhan yang tak tertandingi. Laut, hutan belantara, planet, galaksi, dan lain sebagainya merupakan Maha Karya Tuhan yang menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi manusia sebagai ciptaan-Nya.

Akal dan kreativitas yang diberikan oleh Tuhan, manusia juga mampu merancang arsitektur bangunan yang unik hingga menjulang tinggi. Hingga kini banyak bangunan arsitektur yang sudah berdiri megah di berbagai belahan dunia.

Tentu saja bangunan arsitektur megah bernilai seni tinggi kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Namun karena suatu hal beberapa bangunan arsitektur yang megah di dunia ternyata tidak kunjung diselesaikan.

Penyebabnya tentu terdiri dari banyak faktor, yang membuat deretan bangunan arsitektur ini tak kunjung rampung.

Lantas bangunan arsitektur apa saja yang mengalami kondisi memprihatinkan tersebut? Berikut deretan mahakarya arsitektur yang pembangunannya tak kunjung diselesaikan.

1 dari 6 halaman

Ryugyong Hotel di Korea Utara

Ilustrasi© doc. Merdeka.com

Ryugyong Hotel merupakan salahs atu bangunan termegah di Pyongyang, Korea Utara. Bangunan tersebut dibangun menyerupai bentu piramida. Megaproyek tersebut dimulai sejak tahun 1987 dan semestinya konstruksinya rampung pada 1989. Jika hotel ini rampung dibangun, ia akan menjadi hotel tertinggi di dunia.

Akan tetapi disebabkan krisis ekonomi yang menyerang Korea Utara, pembangunannya pun dihentikan. Eksteriornya rampung pada tahun2012. Namun pembangunan masih jauh dari kata selesai.

Hotel dengan 3 ribu kamar ini sudah mulai dibuka untuk turis asing. Meskipun memiliki 105 lantai dan terlihat menakjubkan, tapi pelayanannya pun jauh dari kata standar hotel bintang 3.

 

2 dari 6 halaman

Katedral St John The Divine di AS

Ilustrasi© Expedia/doc. Merdeka.com

Katedral ini disebut sebagai mahakarya yang tak pernah terselesaikan. Katedral yang berdiri di Manhattan, Nwy York ini dirancang oleh tiga arsitek terkenal saat itu, Christopher Grant LaFarge, George Lewis Heins, dan Ralph Adams Cram.

Pembangunan mahakarya arsitektur ini dimulai pada tahun 1892, Katedral dibuka pertama kali pada 30 November 1941 yaitu seminggu sebelum pengeboman Pearl Harbour. Menyusul kejadian itu, uskup meminta konstruksi katedral itu dihentikan.

3 dari 6 halaman

Crazy Horse Memorial di AS

Ilustrasi© Black Hills South Dakota

Crazy Horse Memorial merupakan bentuk kepala raksasa yang dikuir langsung dari tebing utuh Black Hills di South Dakota, Amerika Serikat. Mahakarya arsitektur ini sebenarnya direncanakan untuk menandingi Mount Rushmore yang juga berada di AS.

Konstruksi Crazy Horse Memorial dimulai pada tahun 1948 dengan pimpinan kepala suku pribumi Oglala Lakkota, Henry Standing Bear. Bukit setinggi 172 meter yang dipahat langsung oleh tangan manusia ini akhirnya terbengkalai.

Pahatan di bukit itu dibentuk seperti miniature patung Crazy Horse, seorang pejuang dari Suku Oglala Lakota yang mengabdikan hidupnya untuk menghalau serangan tantara Amerika. Sayang sekali kemudian pembangunannya tidak rampung.

4 dari 6 halaman

Sagrada Familia di Spanyol

Ilustrasi© doc. Merdeka.com

Sagrada Familia merupakan sebuahh bangunan gereja yang dibangun pada tahun 1882. Lebih dari 130 tahun pembangunan gereja ini tak kunjung selesai. Kini basilica telah rampung 70 persen. Diperkirakan pembangunan struktur baru selesai pada tahun 2026, sedangkan dekorasi interior diperkirakan selesai pada tahun 2032.

Keindahan struktur bangunan Sagrada Familia ini menjadikannya sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO. Khususnya bagian interiornya yang dirancang dengan perhitungan matematika sempurna oleh arsitek Antonio Gaudi.

5 dari 6 halaman

Hassan Tower di Maroko

Ilustrasi© Fine Art America/doc. Merdeka.com

Menara masjid ini direncanakan menjadi Menara terbesar di dunia saat mulai dibangun pada tahun 1195. Dikenal dengan nama Hassan Tower, pembangunan Menara yang terletak di ibukota Maroko, Rabat ini digagas oleh Yaqub Al Mansur.

Pada tahun 1199 Sultan Yaqub Al Mansur meninggal dunia, lantas 4 tahun setelahnya pembangunan Menara masjid ini dihentikan. Padahal pembangunanya baru mencapai 44 meter, setengah dari rencana awal yaitu setinggi 86 meter. Pada tahun 2012, Hassan Tower dianugerahi Situs Warisan Dunia UNESCO.

6 dari 6 halaman

Gereja Ayam di Indonesia

Ilustrasi© Flickr/Matt Smith

Gereja Ayam merupakan sebuah tempat ibadah bagi umat Kristiani yang terletak di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Magelang, Jawa Tengah. Sebenarnya gereja ini memilki nama Rumah Doa Bukit Rhema, tapi lebih dikenal dengan nama gereja Ayam.

Bangunan gereja yang letaknya tidak jauh dari Candi Borobudur dibangun oleh seorang pengusaha bernama Daniel Alamsyah sekitar tahun 1990-an. Gereja ini memiliki kembaran di pesisir Atlantida, Uruguay, Amerika Selatan.

Gereja Ayam sebenarnya memiliki bentuk seperti merpati raksasa yang memakai mahkota. Namun karena krisis moneter pada tahun 1996, pembangunan mahakarya arsitektur ini pun terbengkalai. Uniknya setelah itu Gereja Ayam justru menjadi populer di kalangan traveller hingga menjadi pemberitaan media internasional.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar