Negara Arab `Vs` Barang Elektronik Palsu

Reporter : Ramdania
Selasa, 17 Juni 2014 07:04
Negara Arab `Vs` Barang Elektronik Palsu
Pemerintah Negara Arab menyiapkan aturan baru terkait standardisasi alat-alat elektronik. Selain itu, pihaknya bekerjasama dengan China untuk mengurangi pendistribusian alat elektronik palsu.

Dream - Negara Arab telah menyiapkan aturan baru untuk standardisasi perangkat listrik. Aturan ini guna mengurangi peredaran barang elektronik palsu.

Sekretaris Jenderal Organisasi Standardisasi GCC Nabil Molla menyatakan, sistem regulasi baru ini bertujuan untuk melawan peredaran alat elektronik ilegal dan palsu di pasar negara Arab.

Seperti yang dikutip dari Arab News, Selasa 16 Juni 2014, sistem regulasi baru ini guna memberikan keamanan para konsumen mengingat banyaknya kasus hubungan pendek atau korsleting perkakas listrik palsu ini yang terkena air.

Pada bulan Maret, Arab Saudi dan China telah menandatangani perjanjian kerjasama untuk mencegah pendistribusian alat elektronik ilegal dan palsu ke pasar Arab.

Namun, Bea Cukai Arab saudi menyita 24 juta limbah alat elektronik dan alat eletronik palsu pada kuartal pertama tahun ini. Jumlah tersebut telah mengalami penurunan hingga 23 persen dibandingkan kuartal keempat tahun 2013.

Menurut Molla, keberadaan peraturan tersebut akan meminimalkan masuknya barang-barang palsu di negara Timur Tengah. Dia berharap agar Departemen Perdagangan dan Industri dan Bea Cukai dapat menyetujui aturan baru itu sehingga bisa diimplementasikan secara bertahap pada September mendatang. (Ism)

Beri Komentar