Baru 7% Penduduk Usia Produktif Punya Asuransi Jiwa

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 12 Juli 2019 17:36
Baru 7% Penduduk Usia Produktif Punya Asuransi Jiwa
Terutama, untuk menghadapi bonus demografi pada 2030.

Dream Kesehatan menjadi faktor penting untuk mendukung produktivitas dan kualitas hidup untuk masa depan. Karena ini, PT Sun Life Financial Indonesia mengajak generasi muda investasi untuk investasi kesehatan.

Sun Life Indonesia mengajak generasi muda untuk menjaga kesehatan secara holistik melalui kampanye “ Live Healthier Lives”.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Elin Waty, mengatakan investasi kesehatan ini baik untuk fisik, mental, dan finansial generasi muda. Kampanye tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi kesehatan dan bonus demografi yang akan terjadi beberapa tahun mendatang.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia akan mencapai bonus demografi pada 2030.

“ Sebuah kondisi langka: jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi, bahkan mencapai 64 persen dari total populasi Tanah Air,” kata Elin di Jakarta, Jumat 12 Juli 2019.

Kalau kualitas masyarakat yang baik ini mendukung, bonus demografi itu akan menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi bangsa. Jika yang terjadi sebaliknya, generasi ini justru akan menjadi beban baru bagi negara.

1 dari 5 halaman

Mayoritas Penyebab Kematian Dini Adalah Penyakit Tidak Menular

Elin mengatakan generasi muda Indonesia harus membekali diri dengan investasi kesehatan yang baik. Kesehatan finansial juga memiliki peran penting dalam membangun generasi yang berkualitas dan produktif.

“ Bukan perkara mudah. Melihat ancaman kesehatan yang dihadapi generasi muda, saat ini, tidak bisa dianggap sepele,” kata dia.

Hasil Analisis Beban Penyakit Nasional dan Sub Nasional Indonesia Tahun 2017 yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) dengan Institute For Health Metrics and Evaluation (IHME), mengungkapkan 70 persen kematian dini di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM).

" Seperti diketahui bersama, faktor penyakit tidak menular terkait erat dengan pola hidup tidak sehat, seperti makan tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik," kata dia.

2 dari 5 halaman

Baru Sedikit Masyarakat Yang Punya Tabungan Masa Depan

Dari sisi finansial, Elin mengatakan masyarakat usia produktif yang punya tabungan pensiun bahkan tak sampai 50 persen dari populasi yang ada.

Hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan Otoritas Jasa Keuangan pada 2016 mencatat baru ada 27 persen masyarakat usia produktif yang punya tabungan masa depan.

Penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 7 persen.

“ Kondisi ini memicu Sun Life untuk kembali mengingatkan masyarakat untuk memprioritaskan kesehatan mereka sejak dini, melalui kampanye kesehatan Live Healthier Lives,” kata dia.

(Sah, Laporan: Vika Novianti Umar)

3 dari 5 halaman

Potensi Besar, Sun Life Indonesia Gandeng Bank Muamalat Jadi Agen Asuransi

Dream – PT Sun Life Financial Indonesia menggandeng PT Bank Muamalat Tbk untuk bisnis banccassurance. Bank syariah ini akan menjadi agen penjual asuransi syariah Sun Life.

Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, Elin Waty, mengatakan sektor syariah menjadi sektor bisnis yang krusial bagi perusahaan. Saat ini bisnis syariah terus menunjukkan tren yang positif dengan menyumbang sekitar 9 persen dari total premi Sun Life secara keseluruhan.

“ Kolaborasi ini sekaligus menegaskan konsistensi Sun Life dalam menghadirkan solusi asuransi berbasis syariah yang terjangkau dan memberi manfaat lebih bagi masyarakat,” kata dia di Jakarta.

Elin menjelaskan, potensi industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat besar mengingat negara ini memiliki penduduk Muslim terbanyak di dunia. Sayangnya, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan indeks literasi keuangan syariah pada 2016 baru mencapai 8,16 persen.

Sementara itu, data Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menunjukkan peningkatan penetrasi asuransi jiwa syariah selama 2018, meski masih di bawah 5 persen. Artinya, potensi industri asuransi syariah untuk bertumbuh dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi bangsa masih sangat besar.

“ Untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi dan penetrasi keuangan syariah di tanah air, Sun Life berkolaborasi dengan Bank Muamalat dalam menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk menjangkau produk asuransi syariah melalui jalur distribusi bancassurance,” kata dia.

Sekadar informasi, kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan yang dilakukan oleh Chief Partnership Distribution Sun Life Financial Indonesia, Danning Wikanti, dan Retail Banking Director Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi. Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh CEO Bank Muamalat, Achmad K. Permana, dan Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, Elin Waty.

4 dari 5 halaman

Disambut Baik

Permana menyambut baik kerja sama dengan Sun Life Financial Indonesia. Kemitraan bancassurance dengan perusahaan asuransi ini bisa menghadirkan beragam layanan dan produk keuangan syariah kepada nasabah.

“ Menggabungkan jangkauan nasabah Bank Muamalat yang tersebar di seluruh Indonesia dengan keunggulan Sun Life sebagai pionir bagi industri asuransi syariah tanah air, kami percaya melalui kerja sama ini semakin banyak masyarakat di Indonesia yang dapat meraih berbagai manfaat dan keunggulan yang ditawarkan produk asuransi perbankan berbasis syariah,” kata dia.

 

Kerja sama ini mencakup di antaranya, penempatan Tenaga Pemasar Asuransi Sun Life di cabang-cabang Bank Muamalat Indonesia (in-branch), Telemarketing, serta melalui e-banking. Produk-produk yang dipasarkan termasuk Single Premium Unit Link, Regular Premium Unit Link, Term Life serta Micro Insurance yang akan dipasarkan melalui distribusi e-banking.

Untuk tahap awal kerja sama ini, dalam waktu dekat Sun Life akan meluncurkan produk unit link yang akan dilengkapi dengan fitur wakaf. Kehadiran produk ini akan menjawab kebutuhan nasabah akan proteksi dan perencanaan keuangan yang lebih baik, sekaligus memenuhi kebutuhan nasabah dalam beribadah, khususnya dalam berwakaf.

“ Melalui kemitraan ini, Sun Life berupaya untuk terus mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan literasi dan penetrasi masyarakat terhadap manfaat dari asuransi syariah, melalui inovasi produk yang menjawab kebutuhan, serta peningkatan jaringan demi memudahkan masyarakat menjangkau produk syariah ,” kata Elin.

5 dari 5 halaman

Raih Berkah Wakaf Lewat Asuransi Sun Life Financial

Dream - Setiap Muslim tentu sangat dianjurkan untuk menjalankan amalan baik. Terutama amalan itu memberikan dampak terhadap kesejahteraan umat.   Seiring perkembangan zaman, kesadaran Muslim untuk beramal semakin meningkat. Banyak dari saudara kita yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, terutama lewat wakaf.   Wakaf sendiri merupakan amalan sunah bernilai ibadah yang dijalankan dengan cara menyerahkan harta agar bisa diambil manfaatnya oleh umat.   Sarana wakaf kini juga semakin mudah. Muslim tidak perlu lagi pusing menentukan harta apa yang bisa diwakafkan.         PT Sun Life Financial Indonesia hadir memberikan solusi bagi kebutuhan untuk berwakaf. Lewat produk Brilliance Hasanah Maxima, para Muslim dapat meraih berkah wakaf sembari berasuransi.   Nah, seperti apa produk asuransi plus wakaf ini? Sun Life Financial bakal mengupasnya lewat talkshow bertajuk 'Berwakaf dengan Pasti, Kini, dan Nanti.'   Digelar di Ballroom I Aston Palembang Hotel, Sumater Selatan, Kamis, 1 Oktober 2018, talkshow ini mengajak masyarakat Muslim Palembang, khususnya Hijabers Community dan IWAPI untuk belajar lebih dalam mengenai wakaf asuransi.   Bersama Chief Sharia Business Sun Life Financial Indonesia, Norman Nugraha, dan desainer sekaligus public figure, Jenahara, talkshow yang berlangsung pada pukul 15.00-16.30 WIB ini bakal membahas seluk beluk dan manfaat berwakaf lewat asuransi.   Acara ini bertujuan untuk semakin meningkatkan kesadaran Muslim untuk berwakaf. Ini mengingat wakaf mengandung potensi begitu besar bagi kesejahteraan umat.   (ism)

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara