4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kisah Inspiratif (Foto: Youtube/Ika Rasty)
Dream – Kisah inspiratif datang dari seorang mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kini sukses menjadi bos besar. Ia bernama Wahyudi Chandra.
Dulunya, Chandra bekerja sebagai TKI di Hong Kong. Berbekal tekad kuat dan kemampuan membaca peluang, kini dirinya telah memiliki banyak cabang restoran.
Bagaimana kisah selengkapnya? Simak ulasannya berikut ini.

Dilansir Youtube Ika Rasty, perjuangan Chandra berawal saat ia memutuskan menjadi TKI. Ia pun mengadu nasib di Hong Kong sejak tahun 1991.
Di Hongkong, Chandra bekerja di sebuah restoran selama enam tahun. Di sana ia mendapatkan banyak pengalaman yang menjadi awal mula inspirasinya.
Salah satu inspirasi yang membuatnya merintis bisnis kuliner di Hong Kong yakni tak lain lantaran bertemu dengan banyak orang Indonesia.
" Saya datang ke Hong Kong tahun 1991, kemudian saya kerja di restoran selama 6 tahun. Di tengah-tengah pekerjaan saya, di saat saya libur kebetulan majikan saya ini restorannya dengan tempat yang banyak orang Indonesia. Nah, dari situ," ceritanya.

Berbekal pengalamannya, Chandra pun memberanikan diri untuk meminjam modal pada sang majikan. Dari modal tersebut, ia berencana berjualan nasi secara langsung kepada orang-orang.
" Kemudian saya berpikir, bagaimana caranya supaya saya bisa jualan nasi. Waktu itu kan belum punya modal, jadi waktu itu saya ngomong sama majikan saya, boleh enggak saya bantu jual nasi ini, kalau laku baru saya bayar, kalau enggak laku saya kembalikan," ucapnya.
" Jadi jualan keliling gitu ya, pak?" tanya sang presenter.
" Iya, karena kita gak punya tempat, jadi mau tidak mau ya jadi saya keliling jualinnya. Jualnya ya saya tawarin satu persatu," jelasnya.
Perjuangannya pun tak sia-sia. Kerja kerasnya menjual nasi keliling kepada orang-orang membuat tekad Chandra semakin kuat.
Kini ia sukses menjadi seorang bos besar ia telah memiliki banyak karyawan dan telah membuka banyak cabang restoran.
Bisnisnya pun tetap bertahan meski dihadapkan dengan pandemi Covid-19.
" Saya bersyukur sampai saat ini meskipun dalam keadaan Covid-19, meskipun dalam keadaan lockdown, bisnis saya belum ada dampaknya. Bersyukur banget. Sampai saat ini saya belum sampai mengurangi gaji karyawan, mengeluarkan karyawan, sama sekali belum," ungkapnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
