Menhub Jamin Harga Tiket Pesawat Akan Turun, Kapan?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 8 Mei 2019 17:15
Menhub Jamin Harga Tiket Pesawat Akan Turun, Kapan?
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, jadi sorotan gara-gara harga tiket pesawat mahal.

Dream – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan akan menurunkan tarif batas atas tiket pesawat dalam waktu dekat. Tapi, penurunan tersebut masih belum diputuskan karena menunggu keputusan bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Budi Karya mengatakan penurunan tarif batas atas tiket pesawat sebelumnya sudah dibahas dan disepakati kemungkinan pemerintah akan menurunkan batas atasnya.

" Kenaikan harga tiket pesawat kan sudah kita bahas berkali-kali. Diusahakan maskapai menurunkan tarif tetapi kan tidak diturunkan karena berkaitan dengan jumlah penduduk,” kata dia di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 8 Mei 2019.

" Selama ini harga terjangkau tidak ada, maka Pak Menko undang saya untuk membahas. Dalam pembahasan disimpulkan satu-satunya cara menurunkan harga ialah menurunkan tarif batas atas," tambah dia.

Budi Karya pun berjanji, bahwa tarif batas atas tiket pesawat pasti akan turun. Namun besaran penurunan masih menunggu keputusan bersama dengan Kemenko.

" Minggu ini saya akan lakukan pembahasan dan dasar-dasar laporan kepada Menko pada hari Senin. Kalau besarnya (penurunan) masih saya tunggu, tapi kalau diturunkan itu pasti," kata dia.

1 dari 2 halaman

Diberi Waktu Seminggu untuk Turunkan Harga Tiket Pesawat

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diberikan waktu satu minggu untuk menurunkan harga tiket pesawat yang sampai saat ini dinilai masih cukup tinggi.

Keputusan ini merupakan hasil rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution.

Usai rapat di kantor Darmin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan hal yang dibahas dalam rapat tersebut adalah terkait penurunan tarif batas atas.

" Kita akan evaluasi batas atas. Saya diberi waktu satu minggu akan menetapkan batas atas baru untuk penerbangan ekonomi," kata Menhub Budi di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin 6 Mei 2019.

Dia menyebutkan penurunan tarif batas atas berlaku untuk maskapai Low Cost Carrier (LCC) serta maskapai full service.

 

2 dari 2 halaman

Kemenhub Bisa Intervensi

Meski tidak diperbolehkan melakukan intervensi harga tiket, dia menjelaskan bahwa pemerintah dalam hal ini Kemenhub berhak mengatur tarif batas atas dan tarif batas bawah.

" Jadi dalam UU itu disebutkan kemenhub dapat menentukan batas atas dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat, ada di pasal 127," kata mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero).

Beberapa pertimbangan tersebut diantaranya adalah daya beli masyarakat. Diharapkan dengan adanya penurunan tarif batas atas, harga tiket pesawat yang saat ini berlaku dapat berangsur turun.

" Kalau batas atas saya tetapkan 85 persen atau 80 persen, artinya penerbangan yang full service itu hanya bisa menetapkan 85 persen (paling mahalnya), dan dalam persaingan biasanya penerbangan yang lain itu menetapkan lebih rendah dari itu (tarif batas atas), jadi paling tidak ada satu penurunan dari situ," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Bawono Yadika)

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham