Kisah Crazy Rich Livy Renata: Dulu Pelayan Kafe Sekaligus Jadi Pelanggannya

Reporter : Alfi Salima Puteri
Jumat, 4 Februari 2022 08:45
Kisah Crazy Rich Livy Renata: Dulu Pelayan Kafe Sekaligus Jadi Pelanggannya
Livy Renata mengaku pernah bekerja sebagai barista di salah satu kafe dan dijuluki princess oleh rekan kerjanya.

Dream - Nama Livy Renata menjadi perbincangan publik usai tampil di acara talkshow yang dibawakan oleh komika Rigen Rakelna dan Indra Jegel di kanal YouTube Tema Indonesia. Livy menceritakan pengalaman pertamanya ketika bekerja paruh waktu di salah satu board game cafe.

Livy memang dikenal sebagai salah satu crazy rich yang menguasai empat bahasa asing. Namanya pun cukup terkenal di kalangan pemain game online, seperti Mobile Legend, Valorant, dan Players Unknown Battle Ground (PUBG), karena Livy merupakan seorang gamers dan juga brand ambassador tim esports Alter Ego.

Video YouTube yang diunggah pada Senin, 24 Januari 2022, itu menampilkan obrolan kedua host bersama Livy Renata. Dalam video itulah terungkap bahwa Livy pernah bekerja paruh waktu di sebuah board game cafe.

Hal ini pun membuat Rigen dan Indra yang menjadi host saat itu penasaran. Ternyata, awal mula Livy bekerja di sana karena sang ibu sempat marah dan mengatakan bahwa ia adalah anak yang manja karena selalu dituruti kemauannya.

1 dari 3 halaman

Livy ingin membuktikan bahwa dirinya bukanlah anak yang manja dan memutuskan untuk bekerja.

" Jadi waktu itu mami marah-marah. Bilang kayak you terlalu manja ya, dikit-dikit you mau apa I beliin. Terus I bilang, nggak tuh, I nggak kaya gitu. I mau kerja, begitu," ungkapnya.

Akhirnya ia bekerja paruh waktu di sebuah kafe dan salah satu tugasnya adalah membersihkan meja. Meskipun ingin membuktikan dirinya tidak manja, namun Livy masih tetap diantar oleh supir ke tempat kerjanya.

Mendengar Livy bekerja paruh waktu dengan diantar supir membuat hampir semua orang di studio tersebut tertawa. Indra Jegel pun bahkan tampak tak habis pikir mendengar cerita ini.

2 dari 3 halaman

Livy juga mengatakan bahwa karyawan di kafe itu tak menyukai dirinya. Bahkan dirinya dipanggil princess di tempat kerjanya. Indra dan Rigen sama sekali tak heran dengan hal ini.

" Ya, dianter sama sopir," ujar Rigen.

Menurut Livy, panggilan princess itu disematkan bukan karena dirinya diantar kerja oleh sopir, namun karena suka membeli makan dan minuman dari kafe tempatnya bekerja.

" Enggak, enggak (bukan karena diantar supir). Masalahnya kalau lagi break gitu, I suka duduk di tempat itu kan. Terus I pesan makan," ungkap Livy dengan santai.

Mendengar hal itu Indra Jegel langsung tak habis pikir. Bahkan, Rigen menyebut bahwa cerita Livy sungguh mindblowing.

3 dari 3 halaman

Beri Komentar