Pertamina Usul Harga Solar Naik Rp500/Liter

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 13 Desember 2016 19:15
Pertamina Usul Harga Solar Naik Rp500/Liter
BUMN ini mengaku penjualan solar merugi.

Dream – Pemerintah akan menentukan kembali harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada 2017. Sebagai penyalur BBM bersubsidi, PT Pertamina (Persero) meminta pemerintah menaikkan harga BBM jenis solar pada tahun depan sebesar Rp500 per liter.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Ahmad Bambang, mengaku perusahaan sebetulnya mengalami kerugian menjual solar dengan harga yang berlaku selama ini. Namun, mereka tidak mau menaikkan harga.

“ Kenapa kami tidak mau menaikkan harga? Kami masih punya keuntungan untuk solar,” kata Ahmad di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Selasa 13 Desember 2016.

Sekadar informasi, saat in, harga solar dibanderol sebesar Rp5.150 per liter.

Dia mengatakan kerugian ini terjadi karena subsidi yang diberikan pemerintah tak sesuai dengan harga jual solar. Dikatakan bahwa defisit solar naik dari Rp500 per liter menjadi Rp700 per liter. Jika ingin solar tetap sebesar Rp5.150 per liter, subsidi yang dibutuhkan sebesar Rp1.200 per liter. Harga jual solar dikatakan lebih dar Rp6 ribu per liter.

“ Ini PR,” kata mantan direktur pemasaran Pertamina itu.

Ahmad mengatakan Pertamina masih bisa menutupi defisit dengan keuntungan yang didapat melalui penjualan solar. Tapi, keuntungan itu tak bisa dipakai untuk menutupi defisir pada tahun 2017. Dia pun meminta pemerintah bisa menaikkan harga solar hingga sebesar Rp500 per liter.

“ Mungkin kenaikannya sekitar Rp500 per liter,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More