Pertumbuhan Ekonomi Provinsi di Indonesia Ini Jadi yang Tertinggi di Dunia, Ini Faktornya

Reporter : Okti Nur Alifia
Selasa, 6 Desember 2022 16:45
Pertumbuhan Ekonomi Provinsi di Indonesia Ini Jadi yang Tertinggi di Dunia, Ini Faktornya
Pencapaian ini dipuji Presiden Jokowi, sebab angka tersebut menjadi capaian yang tertinggi di dunia.

Dream - Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara menembus angka 27,74 persen pada kuartal II-2022 secara tahunan (YoY) . Pencapaian ini dipuji Presiden Jokowi, sebab angka tersebut menjadi capaian yang tertinggi di dunia, tidak ada negara lain yang bisa mencapai level pertumbuhan ekonomi tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan faktor pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur, seperti Maluku Utara, bisa sangat tinggi sebab adanya hilirisasi mineral.

" Ini yang berpengaruh terhadap hilirisasi sektor," ujar Airlangga dalam acara Rakornas P2DD Tahun 2022, Selasa 6 Desember 2022.

Tercatat, wilayah Indonesia Timur lainnya, seperti pulau Sulawesi, mencatatkan pertumbuhan tinggi sebesar 8,24 persen (YoY) sebagai implikasi dari industri pengolahan, pertambangan, dan penggalian.

1 dari 5 halaman

Kemudian pertumbuhan Bali- Nusa Tenggara juga mulai melanjutkan pemulihan dengan pertumbuhan sebesar 6,69 persen. Seiring dengan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi global tahun ini diperkirakan melambat sebesar 3,2 persen dan untuk tahun 2024 sebesar 2,9 persen.

Erlangga menjelaskan pencapaian itu membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih diikuti dengan penurunan PMI Manufaktur. Di mana beberapa negara sudah lebih rendah dibanding Indonesia.

" Kami memonitor 11 sektor mengalami kontraksi," terang dia.

" Namun ini tetap kita harus jaga pertumbuhan kita di 5,72 persen dan alhamdulilah di bulan kemarin kita punya inflasi 5,42 persen," jelasnya.

Sumber: Merdeka.com

2 dari 5 halaman

Kemenkeu Optimis Ekonomi RI Tumbuh 5,3 Persen di Tahun 2023

Dream -  PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank Hana), salah satu perbankan terbesar di Korea Selatan, menyatakan siap menghadapi tantangan ekonomi global, termasuk resesi yang sedang menghantui berbagai negara.

Presiden Direktur Bank Hana, Park Jong Jin, mengatakan, meskipun ekonomi global 2023 akan terus berdampak konflik geopolitik yang berkelanjutan dan adanya pengetatan kebijakan moneter yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi, krisis tersebut dapat diatasi.

“ Mungkin kita akan menghadapi krisis, namun jika dapat memahami dan menanggapi dengan tepat, kita akan dapat mengatasinya. Sama halnya dalam mengatasi pandemi Covid-19, Bank Hana akan terus menjadi mitra keuangan yang terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Park Jong Jin dalam sambutannya di Hana Bank Economic Outlook 2023, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat 28 Oktober 2022.

3 dari 5 halaman

Sementara, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu, mengatakan, pemerintah mengajak masyarakat untuk optimistis dalam memandang risiko dan ketidakpastian global yang sekarang terjadi. 

Menurut Febrio, di tengah ketidakpastian global, Indonesia masih terus mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di 2023 mencapai 5,3 persen. 

Selama delapan tahun terakhir, lanjut Febrio, pemerintah bersama dengan masyarakat telah memupuk modal penting menciptakan pembangunan yang kondusif. Hal ini tercermin dalam APBN 2023 yang memfokuskan kepada agenda-agenda utama.

4 dari 5 halaman

Agenda yang dimaksud yakni SDM yang unggul, produktif, dan inovatif, akselerasi pembangunan infrastruktur khususnya dalam bidang energi, pangan, konektivitas, dan ICT.

Kemudian efektivitas reformasi birokrasi, revitalisasi industri dengan hilirisasi yang semakin kuat, dan pengembangan pembangunan ekonomi hijau. 

“ Kami berharap Hana Bank Economic Outlook 2023 menjadi forum kondusif untuk melihat, menganalisis, memerhatikan peluang yang dapat diambil, memitigasi tantangan, dan menggali peluang, khususnya di bidang perbankan, supaya bisa berperan kuat dan berkontribusi dalam mempercepat pemulihan ekonomi, tidak hanya dalam jangka pendek tetapi juga dalam jangka panjang,” ujar Febrio. 

 

5 dari 5 halaman

Untuk diketahui, Hana Bank Economic Outlook 2023 diselenggarakan dalam rangka memberikan pandangan terhadap berbagai tantangan ekonomi nasional dan global di masa depan. Dengan tema yang diusung “ Potential Global Recession and its Impact to Indonesia”.

Menurut Park Jong In, hal ini menjadi langkah penting perusahaan untuk melihat berbagai tantangan ekonomi secara global ke depannya menjadi suatu kesempatan yang baik. 

Beri Komentar