Pesta Diskon 74 Persen Serempak di 321 Mal, Cek Lokasinya!

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 6 Agustus 2019 17:35
Pesta Diskon 74 Persen Serempak di 321 Mal, Cek Lokasinya!
Indonesia Great Sale dilaksanakan pada 14-25 Agustus 2019 di seluruh pusat perbelanjaan Indonesia.

Dream - Menyambut hari kemerdekaan, pusat belanja berbondong-bondong menarik pengunjung dengan pesta diskon.

Menyadari minat pada program diskon yang tinggi di momen kemerdekaan, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menggandeng Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengadakan Indonesia Great Sale.

Pesta diskon hingga 74 persen ini akan mulai serempak dilaksanakan pada 14-25 Agustus 2019 di seluruh pusat perbelanjaan Indonesia.

" Semua mal sudah ready, mereka sudah mulai mengeluarkan alat-alat promosinya, termasuk dari APPBI. Ini kesempatan bagi pusat perbelanjaan untuk menarik minat pengunjung terutama pada transaksi offline," kata A. Stefanus Ridwan S Ketua Umum APPBI di Jakarta, Selasa 6 Agustus 2019.

Pesta diskon tersebut akan diikuti oleh 321 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. Seperti di Gandaria City, Kota Kasablanka, Grand Indonesia, Lippo Plaza Medan, Sun Plaza, Mal Pekanbaru, Palembang Square Mal, Summarecon Mal Serpong, Aeon Mal BSD City, hingga Lippo Plaza Kupang.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayamti menambahkan, acara ini bisa mendorong angka pertumbuhan pengunjung maupun transaksi ritel yang saat ini dianggap lesu, karena hadirnya e-commerce.

" Indonesia Great Sale ini memang cukup baik apalagi diselenggarakan dalam rangka hari kemerdekaan. Saya anggap, ini bisa meningkatkan ritel kita," kata Tjahya Widayamti pada kesempatan yang sama.

Dengan Indonesia Great Sale diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan dan nilai transaksi seluruh pisat perbelanjaan hingga 20 persen.

Laporan: Vika Novianti Umar

1 dari 2 halaman

Terbongkar, Trik Licik Toko Beri Diskon Besar

Dream - Anda pasti sering tergiur diskon. Apalagi potongan harga yang diberikan toko-toko itu gila-gilaan. Tentu tangan serasa ringan membuka dompet untuk mencerabut uang atau kartu kredit untuk bertransaksi.

Tapi berhati-hatilah. Sebab, tak jarang di balik penawaran harga yang menggoda itu terdapat kecurangan yang sangat merugikan pelangga. Belajarlah dari kasus di negeri jiran ini.  

Kecurangan sebuah pusat perbelanjaan di Seri Kembangan, Selangor, Malaysia baru-baru ini terbongkar. Taktik kotor yang dijalankan pusat perbelanjaan itu terkuak ketika seorang konsumen yang jeli melihat perbedaan harga antara dua item yang identik.

Menurut portal berita Sinchew, pusat perbelanjaan menggunakan slogan 'Merdeka Sales' untuk menutupi kecurangan saat menjual sprei mereka.

Untuk menarik perhatian konsumen, mereka memberikan diskon 70 persen untuk sprei tersebut. Siapa yang tahan dengan potongan harga sebesar itu? Tapi sebelum memangkas harga, nternyata mereka diam-diam menaikkan harga sprei ukuran single bed sebanyak tiga kali.

Dilaporkan bahwa harga aslinya adalah 57.80 ringgit (setara Rp180 ribu). Namun mereka menaikkannya tiga kali lipat menjadi 289 ringgit (setara Rp900 ribu).  Setelah itu baru didiskon.

2 dari 2 halaman

Trik Kotornya Terungkap

Setelah menerapkan diskon 70 persen, konsumen harus membayar 86.70 ringgit (setara Rp270 ribu). Jadi, sprei yang sudah diberi diskon harganya jadi lebih tinggi dari harga aslinya.

Konsumen yang tidak tahu pasti akan pulang dengan senang hati karena merasa mendapat potongan harga yang besar.

Trik kotor ini terungkap setelah seorang konsumen menemukan jenis sprei yang sama namun memiliki label harga yang berbeda.

Konsumen tersebut kemudian membuat laporan ke Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi dan Konsumerisme (KPDNKK).

Pihak berwenang segera melancarkan investigasi dan menyita barang yang bermasalah senilai 13.294 ringgit (setara Rp41,4 juta) itu dari pusat perbelanjaan tersebut.

Jika terbukti bersalah, mereka yang terlibat kejahatan ini dan perusahaan tersebut akan menghadapi denda masing-masing 10.000 ringgit (setara Rp31 juta) dan 25.000 ringgit (setara Rp78 juta)

Pihak KPDNKK menghimbau agar konsumen segera melapor jika menemukan produk atau barang yang dijual dengan harga yang dirasa keterlaluan.

(eko, Sumber: worldofbuzz.com)

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-