Jokowi Tegaskan Daya Listrik 450 VA Tak Dihapus: :Tidak Ada!

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 21 September 2022 06:47
Jokowi Tegaskan Daya Listrik 450 VA Tak Dihapus: :Tidak Ada!
Jokowi berharap kepastian ini membuat masyarakat tidak perlu resah menanggapi isu penghapusan dan pengalihan tersebut.

Dream - Presiden Joko Widodo membantah rencana untuk menghapus pelanggan PLN dengan daya listrik 450 Volt Ampere (VA) yang biasanya digunakan masyarakat ekonomi lemah. Ia menegaskan pemerintah tidak pernah mengusulkan akan menghapuskan ataupun mengalihkan golongan pelanggan listrik dengan daya 450 VA.

“ Tidak ada penghapusan untuk yang 450 VA, tidak ada juga perubahan dari 450 VA ke 900 VA. Tidak ada! Enggak pernah kita berbicara mengenai itu,” ujar dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Selasa, 20 September 2022.

Dengan penegasan tersebut, Jokowi memastikan pemerintah akan tetap memberikan subsidi bagi pelanggan listrik 450 VA. Jokowi berharap kepastian ini membuat masyarakat tidak perlu resah menanggapi isu penghapusan dan pengalihan tersebut.

“ Jangan sampai yang nanti yang di bawah resah gara-gara statement mengenai itu,” tandasnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif juga menyatakan wacana penghapusan dan pengalihan dinilai kurang tepat diimplementasikan saat ini lantaran peningkatan ke daya listrik 900 VA berpotensi meningkatkan penggunaan listrik yang selaras dengan peningkatan biaya.

1 dari 2 halaman

“ Kalau daya listrik naik pasti akan ada dampaknya. Otomatis pembayarannya yang mengikuti 900 VA. Nah itu kan enggak jelas, apalagi dikemukakan pada saat-saat seperti ini. Jadi sensitif,” ujar Arifin dikutip dari laman Kementerian ESDM.

Untuk diketahui, PT PLN (Persero) melakukan penyesuaian tarif tenaga listrik kepada pelanggan rumah tangga mampu nonsubsidi golongan 3.500 VA ke atas. Hal tersebut tertuang dalam Surat Menteri ESDM No. T-162/TL.04/MEM.L/2022 tanggal 2 Juni 2022 tentang Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (periode Juli–September 2022).

Dikutip dari siaran pers PT PLN (Persero), pelanggan rumah tangga dengan daya di bawah 3.500 VA, bisnis dan industri, tidak mengalami perubahan tarif. Adapun tujuan dari penyesuaian tarif ini dilakukan guna mewujudkan tarif listrik yang berkeadilan di mana kompensasi diberikan kepada masyarakat yang berhak.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat bakal menghapus kategori pelanggan listrik rumah tangga berdaya 450 VA.

2 dari 2 halaman

Namun sebelum penghapusan dilakukan dan pelanggan lama dinaikkan daya listriknya menjadi 900 VA, DPR mendesak PT PLN (Persero) melakukan pemutakhiran data terlebih dahulu.

Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah menegaskan pemutakhiran data perlu dilakukan agar perpindahan masyarakat golongan listrik 450 VA ke 900 VA menjadi lebih terdata dan tepat sasaran. Dalam pelaksanaannya, perpindahan ini bisa dilakukan secara bertahap setelah pemutakhiran data selesai.

" Pemutakhiran data sebagai basis dilaksanakannya imigrasi peningkapan kapasitas elektrifikasi," kata dia dikutip dari laman Liputan6.com, Selasa, 13 September 2022.

Menurut Said, Banggar DPR dalam pelaksanaan kebijakan ini hanya menetapkan kebijakan umum yaitu pembahasan subaidi energi dan non energi.

Dalam laporannya, Said mengungkapkan jumlah pelanggan listrik 450 VA sebanyak 9,55 juta pelanggan yang diperoleh dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sementara warga yang tidak masuk DTKS dan menggunakan daya listrik 450 VA mencapai 14,75 juta pelanggan.

Beri Komentar