Dulu Ditertawakan, Kini Remaja 19 Tahun Ini Punya Bisnis Beromzet Rp60 Juta Perbulan

Reporter : Alfi Salima Puteri
Kamis, 27 Januari 2022 15:13
Dulu Ditertawakan, Kini Remaja 19 Tahun Ini Punya Bisnis Beromzet Rp60 Juta Perbulan
Selama dua tahun, remaja bernama Sukri ini berhasil membangun usaha dengan berjualan bumbu dapur di sebuah pasar tradisional di Bogor, Jawa Barat.

Dream - Setiap orang memiliki perjalanan kehidupannya masing-masing. Ada yang selalu berjalan mulus dan ada pula yang penuh perjuangan serta pengorbanan.

Seperti cerita Sukri, penjual bumbu dapur yang viral ini. Meski masih berusia 19 tahun, ia tak segan untuk berjualan seorang diri. Jatuh bangun dihadapi sendiri demi kebahagiaan orangtua.

Kini, omzetnya bisa mencapai Rp60 juta dalam satu bulan. Ia meceritakan perjalanan hidupnya dalam video yang diunggah oleh kanal YouTube Frankav12 pada 18 Maret 2021.

Usia yang masih begitu muda tak menyurutkan tekadnya. Sosok bernama Sukri ini memanfaatkan masa mudanya untuk mengais rezeki.

Selama dua tahun, ia berhasil membangun usaha dengan berjualan bumbu dapur di sebuah pasar tradisional di Bogor, Jawa Barat. Sukri berjualan bumbu dapur di pasar tersebut setiap harinya dari pukul empat subuh hinggatengah hari.

Bumbu dapur yang dijualnya pun terbilang cukup murah. Mulai Rp2 ribu saja, pembeli bisa mendapatkan satu bumbu, seperti bumbu rendang dan ayam goreng.

" Semua bumbu Rp2 ribu dapat, untuk meringankan masyarakat juga kan," tutur Sukri.

1 dari 3 halaman

Dari hasil berjualannya tersebut, ia mampu mengantongi Rp2 juta hingga Rp3 juta perhari. Secara otomatis, ia mampu meraup omzet Rp60 juta dalam satu bulan.

" Sehari kalau sekarang-sekarang ini Rp2 juta sampai Rp3juta," terangnya.

Semua hal itu tak diraihnya secara instan. Ada masa-masa kelam di mana ia harus merasakan kegagalan dan bangkrut. Karena hal tersebut, ia terpaksa kehilangan modal uang sebesar Rp10 juta. Namun, kerugian itu justru membuatnya bangkit.

Dengan semangatnya yang masih membara, ia lantas berjuang kembali hingga menemukan lapak tempatnya berjualan saat ini.

" Pernah gagal tapi alhamdulillah bangkit lagi, semangat pantang menyerah. Modal Rp10 juta waktu itu yang gagal, habis terus kerja sama orang lagi, akhirnya udah ada modal terus cari pasar sampai sekarang yang saya tempati ini," ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Rupanya, yang menggerakkan hati Sukri untuk terus bangkit dan berusaha datang dari sosok kedua orangtua yang ingin dibahagiakannya.

" Ya tekad, ingin membahagiakan kedua orangtua lah," ceritanya.

Meski sempat dicibir, ia tak begitu peduli. Hanya ada kata berjuang dan bertekad kuat untuk sukses di usia muda demi kedua orangtua.

" Kalau bisa sukses di usia muda, kenapa harus menunggu tua? Ya itu motivasi untuk anak-anak muda," katanya.

3 dari 3 halaman

Beri Komentar