Saham Grup Astra Tekan Indeks Syariah

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 27 April 2016 16:37
Saham Grup Astra Tekan Indeks Syariah
Tiga emiten kelompok Astra menghuni jajaran top losser indeks saham bluechips syariah, JII.

Dream - Jatuhnya harga saham emiten kelompok Astra membuat bursa syariah tak beranjak dari zona merah. Namun indeks saham bluechips syariah, berhasil memperbaiki posisinya dibandingkan sesi pembukaan.

Kondisi berbeda dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sukses menanjak setelah terbantu saham-saham sektor keuangan.

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 27 April 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,182 poin (0,11%) ke level 158,768.

Sementara indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil memperbaiki posisinya meski ditutup melemah. JII turun 3,223 poin (0,48%) ke level 663,194.

Papan perdagangan ISSI sebetulnya didominasi penguatan harga saham yang melanda 108 emiten. Jumlah itu lebih banyak dari koreksi yang dialammi 76 emiten syariah lainnya.

Namun penguatan itu tak bisa melawan koreksi besar saham-saham kelompok Astra.

Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,9 triliun dengan 32,17 miliar saham berpindahtangan.

Sebagian besar indeks sektoral juga sudah sudah mulai membaik. Namun koreksi tajam dialami indeks sektor industri aneka yang turun 4,37 persen. Sementara industri dasar turun 0,14 persen.

Penguatan indeks sektoral tertinggi dicetak emiten sektor brang konsumsi yang naik 2 persen, infrastruktur 1 persen, pertambangan dan keuangan masing-masing 0,99 persen.

Tiga emiten kelompok Astra menghuni daftar top losser JII masing-masing UNTR yang turun Rp 875, ASII Rp 375, AALI Rp 200. Diikuti SMGR Rp 200 dan INDF Rp 175 per saham.

Di jajaran top gainer, bertengger saham-saham bluechips syariah seperti LPPF yang naik Rp 900, UNVR Rp 250, ITMG Rp 225, INTP Rp 125, dan AKRA Rp 75 per saham.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah hanya menguat tipis di penutupan sore ini. Sempat melemah, rupiah bertengger di level 13.175 per dolar AS atau naik 26 poin (0,20%).

Beri Komentar