CONNECT WITH US!

Sandal Jepit Jelek Ini Dibeli Rp 800 Ribu, Kenapa Mahal?

Reporter : Eko Huda S | Selasa, 19 April 2016 19:28
Sandal Jepit Mahal (News.com.au)

Dream - Berapa harga sandal jepit yang biasa Anda beli, Rp 20 ribu? Dengan harga itu pasti sudah bisa membawa pulang sepasang sandal jepit baru.

Tapi lihatlah sandal jepit butut di atas. Meski warnanya sudah pudar, tinggal sepasang pula, harganya mencapai AUS$ 81 atau sekitar Rp 800 ribu.

Sandal jepit itu memang usang. Ditemukan di pantai oleh Australian Volunteer Coast Guard (AVCD). Lalu, apa yang membuat sandal jepit itu harganya selangit?

Harga sandal jepit itu melambung setelah dilelang oleh relawan penjaga pantai Australia itu. Sandal itu hanya salah satu dari sejumlah barang yang ditemukan di pantai selama bertugas ole para relawan.

Selain sandal jepit itu, ada pula papan selancar, perahu kayak, dan benda-benda aneh lainnya. Barang-barang itu dilelang untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan organisasi relawan tersebut.

Lantas, siapa yang rela merogoh kocek untuk mengeluarkan Rp 800 ribu demi sandal tersebut? Dialah David Thompson, dari sebuah perusahaan arsitektur, Rothelowman Architects.

Thompson berencana, “ Menempatkan sandal berwarna emas itu pada sebuah blok dan membuatkan plakat berukir,” ujar dia, sebagaimana dikutip Dream dari News.com.au, Selasa 19 April 2016.

Sandal itu akan dijadikan sebagai piala. Pada Jumat yang lalu, kantor Thompson menerima desain dari sejumlah orang. Mereka berencana memberikan hadiah semacam piala pada salah satu desainer itu sebagai bentuk apresiasi.

“ Kami sekarang memiliki sandal jepit yang telah kami beri nama ‘The Golden Slap’,” ujar Thompson.

Dan kebetulan, salah satu teman Thompson punya keluarga yang menjadi anggota relawan pengawas pantai. Sekalian, Thompson ditawari apakah bersedia menyumbang dalam lelang amal yang digelar AVCD. Dan dia bersedia.

Dan Thompson memilih membeli sandal jepit tersebut dengan harga Rp 800 ribu. Uang itu dikumpulkan dengan hasil penjualan barang lain, kemudian dipakai untuk kegiatan tim relawan dalam proses pengawasan dan penyelamatan di pantai.



Pengakuan Ashanty Hampir Berpisah Dari Anang Hermansyah