Saudi Buka Penerbangan ke Indonesia dan 24 Negara Lain, Tapi Melarang Masuk

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 3 September 2020 19:12
Saudi Buka Penerbangan ke Indonesia dan 24 Negara Lain, Tapi Melarang Masuk
Penerbangan ini untuk warga asing yang ingin kembali ke negaranya.

Dream - Arab Saudi membuka kembali penerbangan menuju 25 negara termasuk Indonesia. Meski begitu, penerbangan tersebut hanya mengangkut warga Saudi yang hendak pulang mudik. Warga asing tetap dilarang untuk masuk ke Arab Saudi.

Pihak maskapai penerbangan milik Kerajaan, Saudi Arabian Airlines, mengumumkan penerbangan internasional untuk warga asing ke dalam negeri masih ditangguhkan hingga pemberitahuan selanjutnya.

Tetapi, penerbangan ke luar negeri dibolehkan untuk memfasilitasi warga asing yang ingin pulang ke negara asal dengan lebih dulu mendaftar lewat Awdah Initiative.

Awdah merupakan aplikasi ditujukan untuk warga ekspatriat di Saudi. Mereka yang memegang visa keluar dan masuk kembali serta visa keluar permanen maupun visa kunjungan dapat pulang ke negara asal melalui perjalanan udara.

Aplikasi ini dapat diakses melalui ikon Awdah pada platform Absher, dengan mencantumkan nomor iqama, tanggal lahir, nomor ponsel, kota keberangkatan dan bandara kedatangan. Para ekspatriat tidak perlu memiliki akun Absher sehingga semua warga negara bisa mengaksesnya.

1 dari 2 halaman

Ketentuan untuk Penumpang Ingin Terbang Keluar Saudi

Sempat beredar rumor yang menyatakan penerbangan internasional kembali dibuka sejak daftar dari Saudia mengenai penerbangan dalam kondisi tertentu beredar di masyarakat.

Para penumpang diharuskan mengisi pernyataan kesehatan dan menyerahkannya setiba di bandara. Kemudian menjalani karantina mandiri selama tujuh hari di rumah masing-masing.

Selain itu, penumpang juga diharuskan mendaftar pada aplikasi Tetamman, untuk memastikan komitmen mengisolasi diri dan menindaklanjuti kondisi kesehatan mereka secara berkala. Melalui aplikasi tersebut, penumpang diharuskan menjalani pemeriksaan kesehatan harian.

2 dari 2 halaman

25 Negara Tujuan, Salah Satunya Indonesia

Aplikasi lain yang juga diharuskan kepada penumpang adalah Tawakkalna, yang membantu para deteksi dini kemungkinan infeksi setelah pengguna menunjukkan gejala. Aplikasi tersebut juga mengharuskan penumpang menunjukkan alamat rumahnya dalam waktu paling lama delapan jam setelah tiba.

Sementara, Saudi Arabian Airlines menerbitkan persyaratan perjalanan untuk negara-negara meliputi Indonesia, Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman, Bahrain, Mesir, Lebanon, Tunisia, Maroko, China, Inggris, Prancis, Italia, Spanyol, Jerman, Austria, Turki, Yunani, Bangladesh, Filipina, Malaysia, Afrika Selatan, Sudan, Ethiopia, Kenya, dan Nigeria.

Sumber: Arab News

Beri Komentar