Selain Fesyen, Ini Komoditas Indonesia yang Diburu Asing

Reporter : Ervina
Kamis, 30 Oktober 2014 11:31
Selain Fesyen, Ini Komoditas Indonesia yang Diburu Asing
Banyaknya komoditas yang berpotensi untuk diekspor ke luar negeri membuat pemerintah harus lebih fokus pada beberapa komoditas tertentu. Syaratnya pertumbuhan bisnisnya harus lebih dari 10%.

Dream - Pertumbuhan sinyal ekspor positif di beberapa bidang industri kreatif membuat pemerintah kian optimis dengan perkembangannya. Fesyen busana muslim merupakan salah satu yang kian digandrungi bukan hanya oleh pasar Tanah Air, tetapi juga mancanegara.

Setidaknya target ekspor fesyen muslilm saat ini lebih fokus ke beberapa negara yang banyak muslimnya seperti Saudi Arabia, Pakistan, Uni Emirat Arab, Eropa Timur, dan Eropa Selatan. Senada dengan fesyen, peluang ekspor tekstil dan garmen tanah air juga menunjukkan sinyal positif dalam beberapa tahun belakangan.

" Filipina dan Myanmar menunjukkan sinyal positif untuk ekspor dua komoditas ini, meski begitu ada juga yang mengalami penurununan seperti di Malaysia dan Thailand yang meski turun tapi masih menunjuukan angka positif," ucap Nus Nuzulia Ishak, Direktorat Jenderal Pengambangan Ekspor Nasional Kementrian Perdagangan saat ditemui di sela Talkshow Fasjion Muslim for International Market di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, untuk ekspor di bidang pakaian Malaysia merupakan kompetitor terbesar di kawasan Asia Tenggara. Namun Nus optimis jika ekspor dari Indonesia dapat menghasilkan iklim yang kondusif jika terus dikembangkan dan dilakukan sinergis antara pelaku bisnis dan pemerintah.

" Setidaknya pemerintah harus fokus untuk mengembangkan komoditas mana yang mau dikembangkan, syaratnya pertumbuhan bisnis itu harus lebih dari 10 persen ya misalnya industri fesyen muslim ini," ucapnya.

Nus menyebut komoditas yang memiliki peluang besar untuk dilakukan pengembangan ekspor antara lain perhiasan, produk ikan dan olahannya, serta lobster. Sementara untuk produk batu bara saat ini sedang melemah.

" Targetnya kami bisa menjadi kiblat bisnis fesyen muslim dunia. Optimisme ini rasanya tidak berlebihan jika melihat hasil data dari Organisasi Islam bahwa saat ini Indonesia berada di peringkat ketiga untuk eksportir produk muslim," ungkapnya menambahkan. (Ism)

Beri Komentar