Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga
Bagaimana Caranya Menyelamatkan Bisnis Dari Kebangkrutan? (Foto: Shutterstock)
Dream – Setiap usaha tak selamanya berjalan mulus. Banyak rintangan dan hambatan yang ditemui, kadang semua itu membawa kita menuju kebangkrutan. Lalu, bagaimana caranya mengatasi usaha di ambang kebangkrutan?
Dikutip dari lpdb.id, Kamis 11 Juni 2020, pertama, kamu harus mengatur kembali keuangan. Tak perlu belajar manajemen secara mendalam. Kamu cukup teliti dan tekun untuk membuat laporan keuangan setiap hari.
Catatlah pengeluaran dan pemasukan walau sekecil apapun. Jangan tunda untuk melakukan hal tersebut karena akan sangat berbahaya jika menjadi kebiasaan yang pada akhirnya membuatmu bingung karena kehilangan catatan cash flow.
Ke dua, jangan cepat tergoda usaha lain. Kalau mendapatkan keuntungan yang besar di awal usaha, jangan cepat berpuas diri dan menganggap sudah menguasai pasar.
Usaha yang baru muncul itu biasanya baru memancing perhatian masyarakat luas sehingga keuntungan tersebut adalah pembelian pertama dari pelanggan.
Ke tiga, sebaiknya kamu tidak tergoda untuk membelanjakan keuntungan. Tunggulah sampai keuntungan stabil dan usaha mempunyai pelanggan tetap. Ingatlah bahwa keuntungan yang dikejar yaitu untuk jangka panjang.
Ke empat, buat dua dompet yang berbeda. Ini menjadi kesalahan umum para pebisnis pemula, yaitu mencampur keuangan pribadi dengan uang usaha. Ini memang terdengar sepele tetapi akan menjadi tidak sehat jika sudah menggantungkan seluruh kebutuhan kepada keuntungan usahamu. Akibatnya, keuntungan yang seharusnya bisa diputar menjadi modal usaha habis untuk memenuhi kebutuhanmu.
Ke lima, menyiapkan strategi efektif dan efisien. Jika telah memiliki keleluasaan modal, jangan buru-buru membuka cabang baru atau mengembangkan usahamu. Cabang baru berarti butuh dana promosi baru. Lebih baik pastikan dulu keuntungan yang diraih ini sudah stabil dan berlangsung untuk jangka panjang.
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan